https://www.batamnews.co.id

Polisi Bubarkan Demo Buruh di Batam, Ini Alasannya

Polisi meminta buruh yang berunjuk rasa membubarkan diri dengan alasan mencegah klaster baru Covid-19. (Foto: Reza/batamnews)

Batam - Demo buruh di kawasan Engku Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau dibubarkan aparat kepolisian pada Selasa (29/12/2020) siang.

Kelompok buruh yang berunjuk rasa berasal dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Mereka menuntut pembatalan UU Cipta Kerja yang disahkan pemerintah beberapa waktu lalu.

Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur mengungkapkan alasan pembubaran aksi tersebut untuk mencegah klaster baru Covid-19.

"Kami imbau kepada bapak dan ibu untuk kembali ke rumah dan jangan berkerumun, jangan sampai menimbulkan klaster baru di Dataran Engku Putri ini," kata Yos Guntur.

Menurutnya, pembubaran aksi itu memiliki dasar hukum yang kuat. Yakni, Inpres nomor 6 tahun 2020 terkait pencegahan penyebaran Covid-19, Maklumat Kapolri dan Peraturan Wali Kota Batam.

Sementara, Ketua FSPMI Kota Batam, Alfitoni mengatakan pihaknya menggelar aksi dengan mengedepankan protokol kesehatan.

"Peserta aksi hanya 40 orang dan tetap jaga jarak," ujarnya.

Dia menyesalkan kepolisian tidak menyampaikan hal tersebut saat mereka mengirimkan pemberitahuan aksi. 

Puluhan buruh yang terdiri dari wanita tersebut akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

(rez)