BPBD Anambas: 360 KK Terdampak Musibah Banjir Bandang

BPBD Anambas: 360 KK Terdampak Musibah Banjir Bandang

Banjir bandang terjadi di Anambas. (Foto: ist/Batamnews)

Anambas - Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Siantan, Kabupaten Anambas menyebabkan ratusan KK terdampak, Minggu (20/12/2020)

Hampir keseluruhan desa tergenang air yang disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi 

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Yohan mengatakan, terdapat 360 KK yang terdampak musibah tersebut, khususnya di Kelurahan Tarempa 

"Ini masih data sementara dan saat ini kami juga masih proses pendataan," ujarnya, saat dihubungi Batamnews, Minggu (20/12/2020).

Yohan menjelaskan bahwa saat ini kondisi air sudah surut, sebagian warga sudah melakukan pembersihan terhadap rumahnya masing-masing 

Namun sebagian warga juga banyak yang memilih mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga, karena kondisi rumah mereka yang berantakan karena banjir bandang.

Sejauh ini belum ada posko penampungan yang dapat diakses oleh warga yang terdampak. Hanya saja dapur umum lapangan sudah didirikan guna mempermudah warga mendapatkan makanan 

"Belum bisa didirikan posko pengungsian, tapi sudah kita dirikan dapur umum di lapangan," terang Yohan.

Ia memaparkan jika wilayah Desa Rintis ke Desa Air Buni keadaan listrik dikabarkan padam disebabkan tiang listrik yang tumbang.

Sejauh ini belum ada laporan terkait korban luka dan sebagainya. Hanya saja dipastikan kerugian materil cukup besar dialami warga.

(cr7)