Saat Corona Bikin Lumpuh Puskesmas hingga Rumah Sakit di Kepri
Tenaga medis di sebuah rumah sakit di Yogyakarta sedang beristirahat dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. (Ilustrasi/Foto: Instagram/@dr.tirta)
Batam - Covid-19 melumpuhkan sejumlah pusat layanan medis masyarakat seperti puskesmas dan rumah sakit di beberapa daerah yang ada di Provinsi Kepri.
Terakhir Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSAL dr Midiyato Tanjungpinang ditutup selama tiga hari. Layanan akan kembali dibuka Jumat (4/9/2020). Pihak rumah sakit mengantisipasi penularan Covid setelah setelah seorang pasien positif Covid dirawat di IGD.
RSAL disebutkan akan melakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan, sebelum kembali membuka layanan mereka.
"Benar kita tutup sementara, ini baru selesai rapat, tutupnya selama 4 hari mulai dari Selasa sampai Jumat nanti," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas RSAL dr Midiyato, Mayor Umar Setiadi, Rabu (2/8/2020). Selain melakukan penyemprotan disinfektan, juga dilakukan pemeriksaan swab bertahap kepada petugas medis mereka di IGD.
Langkah antisipatif yang dilakukan RSAL sangat wajar. Mengingat dalam beberapa pekan ini, banyak tenaga medis yang ikut tertular Covid-19. Di Batam misalnya, Senin 31 Agustus dilaporkan sudah 76 tenaga medis yang terpapar Covid. Mereka bertugas di sejumlah fasilitas kesehatan
Pelayanan Puskesmas Tiban Baru misalnya saat ini terpaksa dihentikan setelah tujuh petugas medis di puskesmas terkonfirmasi positif corona.
Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, langkah ini diambil sebagai antisipasi penularan Covid. “Puskesmas tersebut ditutup selama dua minggu ke depan, pelayanan terpaksa berhenti,” ujar Didi, Senin (24/8/2020) lalu.
Disebutkan Didi, tujuh petugas puskesmas saat ini diketahui positif. Langkah penutupan sementara ini, dikatakannya merupakan pilihan terbaik. Lokasi itu juga sudah disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.
"Awalnya (tetap dibuka) karena hanya dua kasus dan itu sudah dirawat, kami ingin pelayanan tetap jalan. Namun berdasarkan hasil dari tim kesehatan, ternyata kasusnya bertambah tujuh (petugas). Jadi sebaiknya memang ditutup sementara waktu ini," jelasnya.
Ia mengimbau warga yang berobat ke Puskesmas Tiban Baru selama ini, bisa melanjutkan pengobatan ke Puskesmas lain yang ada di wilayah Sekupang.
Tiga puskesmas lainnya juga ditutup terkait masalah ini, yakni Nongsa, Mentarau dan Sei Langkai.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah juga menutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Poliklinik menyusul adanya temuan tenaga kesehatan yang terpapar Corona.
Humas RSUD Embung Fatimah, Novi menjelaskan penutupan layanan rumah sakit dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Mulai hari ini pelayanan di rumah sakit untuk sementara waktu ditutup,” ujar Novita, Jumat (28/8/2020) lalu.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Didi Sumarjadi, hal ini ditutup setelah ada empat orang yang terdiri dari dua tenaga kesehatan dan dua manajemen di RSUD Embung Fatimah terpapar Corona.
Kendati demikian, penutupan ini dilakukan sifatnya sementara dan akan dibuka kembali setelah 14 hari ke depan. “Setelah 14 hari ke depan akan kami buka kembali,” terang Didi.
Lebih jauh Didi mengatakan, pihaknya tidak mau hal ini melebar sehingga diambilah langka penutupan sementara.
“Kami tidak mau ini hal ini melebar, makanya kami putuskan untuk tutup sementara dan semoga masyarakat Batam bisa memakluminya,” ujar dia.
Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi di RSUP Raja Ahmad Tabib, yang menutup Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU), Sabtu, (8/8/2020). Setelah sebelumnya dua tenaga kesehatannya dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19.
Setelah tiga hari, Gubernur Kepulauan Riau Isdianto menyampaikan permintaan dibukanya kembali layanan IGD dan ICU di RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjung pinang Agar dapat beroperasi kembali untuk memberi layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
"Segera buka. Saya sudah telepon Plt Dirut-nya sudah segera dibuka. Layanan kesehatan yang utama tentu dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan yang ketat," kata Isdianto, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (11/8/2020) lalu.
Kejadian serupa juga terjadi di Puskesmas Tanjung Batu, Kecamatan Kundur tutup dengan kasus yang sama. Seorang tenaga rumah sakit bagian pendaftaran layanan umum positif corona.
"Jadi pelayanan kita untuk sementara ditutup. Belum dipastikan sampai kapan. Sementara kita alihkan dulu ke Puskesmas Kundur Utara," ungkap Kepala Puskesmas Tanjung Batu, Azman, Jumat (14/8/2020) lalu.
Layanan UPT Puskesmas Kundur akhirnya dibuka kembali pada 21 Agustus lalu.
(fox/fif)
Komentar Via Facebook :