Petugas Polda Kepri Nyaris Tewas Ditembak Bandit Penjual Narkoba Palsu

Petugas Polda Kepri Nyaris Tewas Ditembak Bandit Penjual Narkoba Palsu

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt dalam ekspos sejumlah kasus narkoba, Kamis (6/8/2020). (Foto: Yude/Batamnews)

Batam - Penangkapan dramatis seorang bandit penjual narkoba palsu dilakukan oleh Polda Kepri. Tersangka sempat menarik pelatuk dari pistol yang ditodongkan ke anggota polisi.

Pelatuk pistol yang sudah ditarik AK macet, petugas dengan sigap merebut senjata itu dan melumpuhkan AK, tidak ada korban jiwa di kedua pihak.

Direktur Reserse Narkoba, Kombes Mudji Supriyadi menjelaskan kejadian di Batuaji, Rabu (5/8/2020)  saat timnya melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi pembeli.

“Pada saat itu pelaku menawarkan narkotika yang diduga sabu. Setelah dibayar, pelaku menarik senjata dari pinggang dan menodongkan pistol ke arah petugas sambil mencoba kabur,” kata Mudji saat menggelar press release di Mapolda Kepri, Kamis (6/8/2020).

Sempat terjadi pergelumulan antara petugas dengan pelaku, akhirnya petugas berhasil merebut senjatanya yang berjenis Revolver Merek Colt Kaliber 38 yang sudah ditodongkan.

“Beruntung pelurunya macet, mungkin karena expired. Jadi saat ditekan terjadi ket tidak mengklik, saat ditarik selongsong berisi proyektil tidak mampu membakar mesiu sehingga tidak meledak,” ujar Mudji.

Usai berhasil melumpuhkan pelaku, polisi mengamankan narkotika yang diduga jenis Sabu untuk dilakukan pemeriksaan.

Namun setelah diperiksa, ternyata isinya adalah tawas yang dikemas di plastik makanan burung merk juara. “Pelaku mengaku jual sabu dengan tujuan untuk merampok,” ucap Mudji.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, kasus ini masih akan terus dikembangkan oleh pihak kepolisian, sehingga belum ada penetapan pasal.

“Untuk tersangka pengguna senjata api akan terus kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman,” kata Harry.

Tidak hanya mengamankan AK, polsi juga mengamankan H yang pada saat kejadian bersama AK lengkap dengan senjata badik dan barang bukti 2 bungkus diduga narkoba palsu berisi tawas.

Polisi juga mengamankan senjata api, 5 butir peluru, 1 handphone, identitas palsu institusi negara, 1 lembar kartu senjata api palsu, 1 mobil Daihatsu Sigra BP 1650 EE.

(ude)