Birgaldo Sinaga: Bu Menkeu, Bea Cukai Kanwil Jakarta Ada Apa?

Birgaldo Sinaga (Foto: Ist)

Tulisan pendukung militan Presiden Joko Widoddo (Jokowi), Birgaldo Sinaga, mengenai perkara yang menimpa pengusaha muda Putra Siregar viral di media sosial. Hingga saat ini tulisan yang baru diposting satu jam lalu telah dishare ratusan dan disukai ribuan orang serta dikomentasi ratusan orang.

Ia mengkritik cara kerja Bea Cukai yang dianggap menyedihkan dan membuat malu Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Terutama dalam penanganan kasus yang sudah mengendap tiga tahun tersebut dan tiba-tiba kembali dirilis ke publik. Penanganan hukum terhadap perkara tersebut diduga penuh konspirasi. Putra Siregar diperlakukan bak penjahat kelas kakap berbeda dengan kasus-kasus lain yang tak pernah diekpos Bea Cukai Kanwil Jakarta.

Baca juga:  Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Bea Cukai di Batam, Dirjen Heru Pambudi Akhirnya Diperiksa

 

Birgaldo yang juga dikenal sebagai aktivitis dan penulis ini juga meminta Presiden Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusut tuntas anak buahnya yang telah menzalimi pengusaha asal Batam tersebut.

Sejumlah netizen juga menganggap kasus ini penuh konspirasi dan sengaja ingin menguliti pengusaha berusia 27 tahun tersebut. Pasalnya dalam kasus yang sama, Bea Cukai tak memperlakukan para pelaku yang berperkara dengan kepabeanan dengan memposting dan merilis.

Publik pun menilai, ada sosok yang ingin menjatuhkan pengusaha muda tersebut. Hukum dinilai tajam ke bawa dan tumpul ke atas. Para netizen juga meminta mengusut kasus penyelundupan narkoba yang dijual bebas di 

"Itu karna putra siregar nekat membantu rakyat kecil + latar belakang ps bukan dari konglomerat, coba klw gak,dia pasti gak dignggu, lupa ya, negara kita udah jadi apa," ujar seorang netizen menimpali tulisan tersebut.

"Bea cukai ladangnya korup itu udah rahasia umum. Banyak yg tau tapi tidak mau bersuara," ujar Angga, seorang netizen menimpali tulisan Birgaldo Sinaga.

"Iya ya.. kelanjutan penyelundupan sepeda dan mobil si Ari Ashkara gmn sih kelanjutannya?" ulas Vera Toha.

Baca juga: 

Korupsi Impor Tekstil, Eks Pejabat Bea Cukai Batam Ditahan

4 Pejabat Bea Cukai Batam Tersangka Kasus Impor Tekstil

 

Berikut isi tulisannya:

Sejak akun IG @bckanwiljakarta muncul pada 2016, tidak pernah sekalipun ada pengusaha yang diduga tidak membayar kepabeanan diekspose ke publik. Isinya seremonial kebanyakan. 

Hanya sekali kasus Brompton Ari Askhara diposting. Bahkan kasus nasional Dirut Utama Garuda Indonesia Ari Askhara yang terbukti membawa sepeda Brompton tanpa membayar pajak pada negara tidak ada kelanjutannya.

Ari Askara cukup membayar pajak. Kasus selesai. Ini berbeda dengan pengusaha @putrasiregarr17.

Pada 2017 PS bersama kawan bisnisnya bernama J mengajak bisnis di Jakarta. Tetiba kemudian diproses hukum. Temannya J lolos. Karena temannya itu yang mau menghabisinya. PS kooperatif dan beritikad baik. 

Ia ikuti aturan. Ia patuh pada undang-undang kepabeanan. Ia bersedia bayar pajak. Ia bersedia menitip uang lebih besar dari kasusnya sendiri. Ia bahkan diobok-diobok dengan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang TPPU. 

Kasus 2017 ini, diekpose ke publik oleh Bea Cukai Kanwil Jakarta kemarin. Publik heboh. 

Dalam penegakan aturan UU kita dukung aparatur negara untuk bekerja melindungi kepentingan negara. Kita apresiasi itu.

Tapi cara Bea Cukai Kanwil Jakarta memposting wajah PS di akun Bea Cukai jelas-jelas punya tujuan lain. Agenda terselubung. Mau membunuh karakter PS.

Perilaku Zalim Anak Buah Bu Menkeu

 

PS bukan koruptor. Bukan pemerkosa. Bukan pembunuh.

Tapi Bea Cukai sudah memperlakukan seorang anak bangsa yang sedang berjuang untuk maju berkembang bak penjahat kelas kakap.

Ibu Menteri Sri Mulyani, saya protes keras sama perilaku zolim anak buah Anda. Ini keterlaluan. Benar-benar mengecewakan.

Anak buah ibu ini aparat negara atau aparat apa ya. Ada apa? Apa motifnya?

Publik tidak bodoh-bodoh amatlah Bu membaca arah permainan anak buah ibu ini ke mana.

Saya pendukung Presiden @jokowi bu. Saya tahu Pak Jokowi sedang gencar membangkitkan enterpreneur muda di tanah air.

Tapi sayangnya anak buah Ibu bukannya mengayomi, mengemong mendidik malah memenggal kepala anak muda yang mau bertumbuh.

Siapa sih di negara ini pengusaha yang gak pernah kepleset atau diplesetin?

Kenapa anggota ibu malah menghajar membunuh begitu sadis?

Sama Ari Askhara tak berani apa-apa. Sama orang kecil sikat habis. Kecewa Bu. Benar-benar kecewa.

(snw)