Tingkat Realisasi Anggaran APBD Kepri Urutan 9 di Indonesia

Suasana rapat vidcon Pemprov Kepri. (Foto: ilustrasi/Dok. Batamnews)

Tanjungpinang - Kepri berada di urutan 9 dalam realisasi penyerapan anggaran daerah APBD 2020 di Indonesia, dan rangking ke-2 di Sumatera.

Plt Gubernur Kepri Isdianto mengatakan, di triwulan ketiga ini, serapan dan realisasi APBD harus semakin besar. Karena hal itu akan berdampak ke masyarakat lewat program yang sudah dianggarkan sebelumnya.

"Pesan presiden, Juli, Agustus dan September ini adalah momentum. Belanja pemerintah harus dipercepat. Tentu sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya Isdianto, Kamis (16/7/2020).

Isdianto mengatakan jika baru saja menghadiri pertemuan bersama Presiden Jokowi di Jakarta. Presiden disebutnya menekankan pentingnya realisasi anggaran, agar program-program pembangunan terealisasi dengan baik.

Jokowi mengatakan, sektor investasi tidak bisa terlalu diharapkan di masa pandemi ini. Jika ekonomi di provinsi semuanya ingin cepat pulih, belanja (APBD) semuanya harus dipercepat.

"Kuncinya hanya di situ. Enggak bisa lagi kita mengharapkan sekali lagi, investasi, swasta, enggak. Karena ini munculnya memang harus dari belanja pemerintah," kata Jokowi.

Isdianto menambahkan, dalam masa adaptasi kebiasaan baru pihaknya makin intens melakukan evaluasi serapan anggaran.

Ia bersyukur aktivitas industri di Kepri, khususnya Batam tetap menggeliat dan tetap berjalan normal. Kendati perusahaan-perusahaan itu tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan penuh disiplin.

"Kita ingin ekonomi terus bergerak namun kesehatan tetap menjadi yang utama. Dua-duanya harus diperhatikan,” ucapnya.

Dalam catatan Presiden, penyerapan anggaran di Kepri berada dalam posisi kesembilan.

Sementara itu daerahnya lainnya yang realisasi anggarannya baik yakni DKI (Jakarta), Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Bali, Kalimantan Tengah dan Banten.

(sut)
SHARE US :
Komentar Via Facebook :