Rudi Ungkap Alasan NasDem Usung Ansar-Marlin, Dinasti Politik?

Rudi Ungkap Alasan NasDem Usung Ansar-Marlin, Dinasti Politik?

Ketua DPW Partai Nasdem Kepri, HM Rudi dalam seremoni penyerahan dukungan pasangan calon di Pilkada Kepri.

Tanjungpinang - Duet Ansar Ahmad-Marlin Agustina resmi diusung Partai Golkar dan NasDem di Pilkada Kepulauan Riau tahun 2020. Munculnya pasangan ini patut diperhitungkan oleh para pesaingnya.

Ketua DPW NasDem Kepri, HM Rudi mengungkapkan alasan kuat Nasdem berkoalisi dengan Golkar dan mengusung Ansar-Marlin adalah berdasarkan hasil survei.

Menurut Rudi, NasDem melibatkan lembaga survei profesional untuk menjaring nama-nama yang berpotensi diusung di pilkada, baik provinsi maupun kota/kabupaten.

Survei dilakukan dua kali, termasuk mengenai elektabilitas calon wakil. Muncul 23 nama yang masuk dalam daftar, dimana beberapa diantaranya memiliki peluang sangat kuat.

"Urutan pertama saya dengan angka 20,3 persen, kedua Ansar Ahmad 18 persen, Ismeth Abdullah 10 persen, Suryo 6,7 persen, dan Isdianto 6,4 persen," kata Rudi di Tanjungpinang, Minggu (12/7/2020) malam.

Berdasarkan dari hasil survei tersebut, maka NasDem Kepri memutuskan mengajukan nama Marlin untuk disandingkan dengan Ansar Ahmad. 

"Oleh karena itu kita sepakat, memasangkan Ansar-Marlin dan kami semua akan all out memenangkan Ansar-Marlin," ujar Rudi.

Terkait akan adanya serangan politik dengan dinasti politik, hal ini akan menjadi catatan sendiri bagi dirinya dan tim. Pencalonan istrinya dan Ansar Ahmad, bagi Rudi bukan merupakan suatu korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). 

"Kami menyadari akan hal itu. Oleh karena itu, mari kita bijak dan santun dalam berpolitik. Jangan mudah terpangaruh oleh provokasi politik, khususnya di media sosial," harap Rudi.

(sut)