58 Peserta Ikut Pendidikan Khusus Profesi Advokat Peradi Batam

58 Peserta Ikut Pendidikan Khusus Profesi Advokat Peradi Batam

Puluhan peserta ikut Pendidikan Khusus Advokat yang digelar DPC Peradi Batam di Aula Lantai-3 Gedung A Univeristas Batam (Foto:ist)

Batam - Sebanyak 58 peserta mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang digelar oleh DPC Peradi Batam. Ini merupakan angkatan ke-IV yang di ikuti berbagai kalangan pekerja swasta dan profesional yang memiliki latar belakang disiplin ilmu sarjana hukum. 

Ketua DPC Peradi Batam, Bali Dalo mengatakan, 58 peserta yang ikut pendidikan advokat antusias saat mengikuti pendidikan yang semula rencana dimulai pada tanggal 14 Maret-5 April 2020 ditunda menjadi 20 Juni-5 Juli 2020.

Penundaan pendidikan PKPA Peradi ini disebabkan kondisi pandemi yang terus menerus semakin meluas di wilayah Indonesia khususnya wilayah Kepulauan Riau.

"Penundaan pendidikan khusus profesi advokat tentunya atas dasar imbauan pemerintah terkait kondisi pandemi Cvid-19 yang terus meluas, sehingga aktivitas belajar-mengajar dihentikan sementara," ujar Bali Dalo seperti rillis pers yang diterima Batamnews, Senin (6/7/2020).

Meski sempat tertunda selama 3 bulan, pelaksanaan ini baru bisa dibuka kembali karena sudah memasuki new normal life. Bali Dalo menambahkan, kegiatan ini digelar di ruang Aula Lantai-3 Gedung A Universitas Batam (Uniba).

Kegiatan berlangsung dengan pengawasan yang cukup ketat, serta merujuk pada standar operasional dan prosedur protokol kesehatan dan setiap kursi peserta tetap menjaga jarak peserta (physical distancing).

"Seluruh peserta PKPA diwajibkan memakai alat pelindung wajah atau face shield dan masker, kemudian sebelum masuk ruangan setiap peserta lebih dulu mencuci tangan dan kemudian diperiksa dengan Thermo Gun untuk mengukur temperatur suhu tubuh para peserta," sebut Bali Dalo.

Proses pendidikan ini merupakan syarat untuk ujian menjadi advokat kedepannya, rencana pelaksanaan ujian profesi advokat akan dilaksanakan pada bulan Agustus di salah satu hotel berbintang di daerah Nagoya Batam.

Sementara itu, salah seorang peserta PKPA Peradi Batam, Agus Siswanto mengapresiasi kegiatan yang digelar Peradi Batam. Kata dia, peserta yang datang dari Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun antusias mengikuti kegiatan ini.

"Kita harus selalu percaya bahwa sesuatu yang indah akan terjadi dan tetap semangat bahwa pelajaran terbesar dalam hidup biasanya didapat dari keadaan terburuk dan dari kesalahan terburuk," pungkas Agus.

Penutupan pendidikan calon advokat ini ditutup oleh ketua DPC Peradi Batam, Bali Dalo dan Sekretaris DPC Peradi Batam, Alfi Ramadhania dengan harapan seluruh peserta PKPA tersebut bisa mengikuti ujian profesi advokat dan lulus semua.

(ruz)