Kasus Covid Pertama di Belakang Padang, Nenek Usia 80 Tahun Positif

Ilustrasi.

Batam - Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Batam merilis 4 tambahan kasus, Jumat (3/7/2020).

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Pemeriksaan berdasarkan hasil temuan kasus baru warga Kota Batam yang memeriksakan diri secara mandiri, serta hasil contact tracing terhadap kasus sebelumnya di Kota Batam. 

Kasus baru terdiri dari dua laki-laki dan dua wanita. Tim Gugas dalam rilis tertulis mereka menyebutkan penambahan tercatat sebagai Kasus 235, 236, 237 dan 238. Datanya sebagai berikut:

 

1. Kasus 235,

Laki-laki (BS), 40 tahun swasta, Kawasan Perumahan Kampung Agas Sungai harapan Kelurahan Sungai Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam

Yang bersangkutan datang memeriksakan diri ke RS Bhayangkara Batam pada tanggal 22 Juni 2020 untuk melakukan pemeriksaan swab tenggorokan secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan bekerja di Malaysia.

Hasil yang diketahui dan diperoleh dari Laboratorium Klinik Prodia melalui RS Bahayangkara Batam pada hari ini terkonfirmasi “Positif”. Kondisinya stabil dan dikarantina di RSKI Galang

 

2. Kasus 236,

Perempuan (F), 80 tahun, ibu rumah tangga beralamat di kawasan perumahan Kampung Jawa Kelurahan Sekanak Raya Kecamatan Belakang Padang.

Yang bersangkutan merupakan nenek dari pasien 190 yang merupakan ASN Satker Kementerian Kesehatan di Batam, dimana pada saat perayaan lebaran mereka sekeluarga berkumpul di rumah orang tuanya di Belakang Padang.

Sehubungan tindaklanjut contact tracing yang dilakukan oleh tim surveillance terhadap kasus cucunya tersebut maka terhadap yang bersangkutan pada tanggal 18 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorokan yang hasilnya diketahui pada tanggal 21 Juni 2020 dengan terkonfirmasi “Negatif”.

Namun mengingat yang bersangkutan merupakan closes contact maka pada tanggal 30 Juni 2020 kembali dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorokan kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Kondisinya stabil, namun mengingat usianya yang sudah tua dan memiliki riwayat gangguan pada panggulnya selanjutnya akan ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina di rumah sakit rujukan RSBP Batam Kota Batam.

 

3. Kasus 237,

Laki-laki (JF), 20 tahun belum bekerja, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam

Yang bersangkutan merupakan adik kandung dari Pasien 215 dan 229 dan anak kandung Pasien 234, yang berkaitan dengan erat dengan Pasien 204 yang merupakan kasus pertama yang ditemukan dari “Klaster PT. FCS Kabil”.

Sehubungan tindak lanjut contact tracing yang terus dilakukan oleh tim surveillance terhadap cluster ini maka terhadap yang bersangkutan pada tanggal 27 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “IgG Reaktif samar”. Sesuai hasil pemeriksaan RDT tersebut maka yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 Galang guna menjalankan isolasi/karantina.

Selanjutnya pada tanggal 30 Juni 2020 bertempat di RSKI Covid-19 Galang. Hari ini diketahui hasilnya positif. Kondisinya stabil, saat ini sudah dalam masa perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatan di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam tersebut


4. Kasus 238,

Perempuan (AHH), usia 25 tahun, belum bekerja, beralamat di kawasan perumahan Kampung Bumi Permai Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji Kota Batam

Yang bersangkutan pada tanggal 29 Juni 2020 datang memeriksakan diri ke Klinik Medilab Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan panggilan pekerjaan dengan hasil “Reaktif”. mengingat hasil “reaktif” pada pemeriksaan RDT tersebut maka dilakukan edukasi oleh pihak Klinik Medilab Batam dan untuk penanganan selanjutnya dilakukan oleh Puskesmas Batu Aji sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.

Selanjutnya pada keesokan harinya tanggal 30 Juni 2020 yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 Galang untuk dilakukan observasi dan isolasi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini terkonfirmasi “Positif”.

Kondisinya juga stabil dan saat ini menjalani karantina di RSKI Galang.

(fox)