Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Menko Luhut: PT Bintan Alumina Produksi 2021

Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Menko Luhut: PT Bintan Alumina Produksi 2021

Luhut bersama Mentri KKP dan Gubernur Kepri usai rapat. (Foto: Margaretha/Batamnews)

Batam - Dalam kunjungannya ke Provinsi Kepulauan Riau, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kelautan RI, Luhut Binsar Panjaitan sempat meninjau kawasan industri PT Bintan Alumina Indonesia (BAI).

Ia mengatakan industri pengolahan bauksit yang dikembangkan PT BAI itu menjadi salah satu proyek sangat penting, karena akan mengolah bijih bauksit (bahan mentah) menjadi bahan setengah jadi.

Baca juga: Bintan Alumina Indonesia Butuh 20.000 Pekerja Baru

“Nanti kita dapat itu sampai bisa untuk produksi badan pesawat, bikin baju, bungkusan dari aluminium, dan turunannya sangat banyak, sampai pada komponen elektronik,” ujar Luhut di Nongsa Point Marina, Batam, Kepri, Kamis (2/7/2020).

Dari penjelasan Plt Gubernur Kepri, Isdianto yang disampaikan kepadanya, Luhut menjelaskan bahwa diperkirakan pada awal tahun depan akan mulai berproduksi.

Sebelumnya direncanakan proses produksi bisa dimulai akhir tahun ini, namun terkendala karena Pandemi Covid-19. “Jadinya tertunda lagi 3 bulan lagi,” katanya.

Luhut menyebutkan industri pengolahan bauksit PT BAI akan menyerap 20 ribu tenaga kerja, 10 persen jumlah tersebut akan diisi oleh tenaga kerja asing (TKA).

Untuk para TKA tersebut, Luhut mengatakan bahwa berasal dari Tiongkok dan Taipei. Saat ini total berjumlah 500 orang, dan diperkirakan naik menjadi 1.000 orang.

Baca juga: Tinjau Perusahaan Industri di Batam, Isdianto: Keputusan Tepat Tidak PSBB

“Mereka bikin listrik 2.800 Mega Watt, untuk menggerakkan industri tadi,” katanya.

Ia berharap proyek tersebut berjalan lancar, karena akan memberikan dampak positif bagi negara. Terutama penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kita (negara) dapat uang juga, mereka juga dapat keuntungan,” kata Luhut

(ret)