TNI AL Tangkap Otak Pelaku Perompakan Kapal MT Orkim Harmony
Panglima Armada Barat Laksamana Muda Taufiq. (foto: iskandar)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Tim gabungan WFQR (Western Fleet Quick Respone) TNI AL berhasil menangkap Albert Johanes (AJ) yang diduga sebagai otak pelaku perompakan kapal MT Orkim Harmony pada Juni 2015 lalu, sekira pukul 14.00 WIB, tanggal 27 Agustus 2015, di sebuah apartemen di Jakarta.
"AJ mengaku sebagai owner kapal TB AA Sembilan/Malabo dan pemberi dana operasional kepada pelaku di lapangan," kata Panglima Armada Barat Laksamana Muda Taufiq di Mako Lanal Batam, Senin (1/9/2015).
Selain itu, sambungnya, adanya peran sentral dari seorang warga negara asing yang berdomisili di Thailand yakni ST alias AV pada kasus MT Orkim Harmony.
Pelaku AJ, tambah Taufiq, mengaku sudah empat kali melaksanakan skenario perompakan. Diantaranya MT Everton tahun 2012 dan Danai-2 pada tahun tahun yang sama, serta dua kapal tanker Vietnam.
Tersangka Albert Johanes ditangkap di Apartemen Mediterania 1 Kavling 5-9, Jalan Duren Raya, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat.
Seperti diketahui, kapal tanker MT Orkim Harmony yang membawa 6.000 mega ton bahan bakar minyak itu hilang kontak pada 11 Juni 2015. Koordinat terakhir kapal berberndera Malaysia itu berada pada titik 02º 08,9 Utara - 104º 27,3 Timur atau sekira 17 neutical mile barat daya Pulau Alur, Malaysia.
Dalam pencarian kapal tersebut, pihak Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) melakukan kerjasama dengan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM), Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dan TNI Angkatan Laut.
Selanjutnya, sejak pertengahanJuni 2015, Koarmabar telah mengerahkan enam KRI dan satu pesawat udara (Pesud) yakni, KRI Imam Bonjol-383, KRI Teuku Umar-385, KRI Parang-647, KRI Surik-645, KRI Clurit-641, KRI Kujang-642 dan Pesud Cassa U-618.
Kapal MT Orkim Harmony akhirnya ditemukan oleh kapal TLDM pada 18 Juni 2015 di perairan Malaysia.
Delapan orang pelaku perompakan berhasil ditangkap di perairan Pulau Tho Chu, Vietnam.
Sementara, tim WFQR IV Koarmabar pada 20 Juni 2015 menggunakan Sea Raider Batalyon 10 Marinir berhasil menemukan Tug Boat TB Malabo bendera Indonesia yang diduga sebagai sarana untuk melakukan perompakan MT Orkim Harmony di Perairan Tanjung Riau, Batam.
Sampai saat ini, para pelaku pembajakan MT Orkim Harmony masih ditahan otoritas keamanan Vietnam, sedangkan ABK Tug Boat TB Malabo yang kemudian berhasil ditangkap telah diamankan di Lanal Batam
(isk)
Komentar Via Facebook :