Bocah Usia 4 Tahun di Karimun Tewas Terseret Arus Parit

Bocah Usia 4 Tahun di Karimun Tewas Terseret Arus Parit

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono mengevakuasi jasad bocah yang terseret arus parit. (Foto: Edo/batamnews)

Karimun - Nasib nahas menimpa bocah berusia 4 tahun di Karimun, Kepulauan Riau setelah ditemukan tak bernyawa oleh seorang nelayan di muara dekat laut kawasan Sei Pasir pada Rabu (17/6/2020).

Diduga, bocah laki-laki tersebut terseret arus ketika bermain di parit yang berada dekat rumahnya di Perumahan Mutiara Karimun (TMK), Meral, Karimun kala hujan lebat.

Arus yang mengalir deras di parit, menyeret balita tersebut cukup jauh. Dia ditemukan di kawasan Sei Pasir, dekat aliran air ke arah laut, sekitar kawasan pemekaran perusahaan Grace Rich Marine.

"Jadi balita yang ditemukan tidak bernyawa itu diduga kuat terseret arus ketika bermain hujan di depan rumahnya. Menurut keterangan saksi juga, ia melihat balita tersebut sedang main sendiri, mandi hujan," kata Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono, Rabu siang.

Balita tersebut, ditemukan oleh seorang nelayan yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kepolisian yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi dan melakukan penelusuran. Hasilnya didapati informasi, terdapat satu keluarga yang kehilangan anak sejak pukul 08.30 WIB.

"Jasad anak itu ditemukan di sekitar aliran menuju arah laut tidak jauh dari perumahan TMK," ucap Herie.

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, anak itu terseret arus dari selokan besar yang ada di kawasan perumahan tersebut.

Diketahui juga, kondisi selokan tersebut saat hujan pagi tadi juga dalam keadaan meluap.

Saat ini, jasad balita laki- laki itu telah diserahkan pihak kepolisian langsung kepada pihak keluarga.

"Pihak keluarga langsung minta dibawa ke rumah. Dan tadi kita sudah langsung cek kondisi jasad balita itu, tidak ada ditemukan tanda penganiayaan," katanya.

(aha)