Belum Terungkap oleh Polisi, 4 Kasus di Karimun ini Masih Misteri

Belum Terungkap oleh Polisi, 4 Kasus di Karimun ini Masih Misteri

ilustrasi.

Karimun - Ada sejumlah kasus yang belum terpecahkan oleh Polres Karimun saat ini. Penyelidikan kasus-kasus beraroma pembunuhan, penemuan tengkorak hingga potongan tubuh seakan menemui jalan buntu.

Polisi berupaya mencari jejak kasus-kasus tersebut untuk menemukan 'mata rantai' yang terputus. Namun tetap saja aparat terkendala dengan miniminya petunjuk di lapangan. Sejumlah saksi diperiksa, sayangnya pelaku utama tak kunjung terkuak

Bahkan, ada kasus yang masih belum terungkap selama bertahun-tahun. 

Batamnews merangkum 4 kasus yang masih menjadi teka-teki yang sukar dipecahkan oleh kepolisian di Karimun:

 

1. Pembunuhan Penjaga Masjid Agung Karimun.

Kasus tewasnya penjaga masjid Agung, diduga dibunuh oleh seorang pelaku yang berniat mencuri kotak amal. 

Penjaga masjid agung itu ialah Safari (40), dia meregang nyawa dengan bersimbah darah. Korban meninggal dunia dengan luka tusuk benda tajam, Minggu (4/6/2017) silam.

Hingga kini kasus dan pelakunya tak terungkap. Bahkan, pihak kepolisian juga telah melakukan penyelidikan dan juga melakukan pengecekan DNA dari barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan pihaknya tetap melakukan upaya penyelidikan. "Kita tetap melakukan upaya penyelidikan, apa yang yang berkaitan kasus kita dalami," ujar Herie, kepada Batamnews, Senin (8/6/2020).


2. Tewasnya Gadis Remaja, Khairunisa

Khairunisa, gadis remaja yang awalnya dinyatakan hilang, dan akhirnya ditemukan sudah menjadi kerangka di kawasan Lubuk Semut, tepatnya di semak-semak kawasan Coastal Area,  Jumat (25/10/2019).

Belum diketahui penyebab kematian Nisa. Apakah ia meninggal karena sengaja dibunuh oleh seseorang atau akibat lainnya.

Sejauh ini, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan, bahkan juga telah membongkar kuburan untuk mengambil sejumlah sampel dari kerangka Nisa.

Namun, hingga kini belum ada keterangan lanjutan dari polisi terkait pemeriksaan dari sampel yang diambil dari kerangka Nisa.

"Dari pemeriksaan yang dilakukan pada sampel tulang, tidak ada ditemukan tanda yang mencurigakan. Kita kan mencari bekas, seperti kita dipukul kuat, akan mengenai tulang sehingga dapat menjadi retak atau patah," kata Herie.

Polisi belum mendapat petunjuk yang signifikan terkait kematian korban yang tidak wajar. "kita belum temukan bukti signifikan terkait kematian tidak wajarnya korban," ucap Herie.


3. Penemuan Tengkorak Manusia di Pulau Asam

Penemuan kerangka laki-laki di pantai Pulau Asam, Meral Barat, pada Rabu (2/10/2019) lalu, hingga kini juga belum terungkap.

Kerangka laki-laki itu diperkiran berusia antara 30-an tahun. Dari hasil forensik RSUD HM Sani diduga jasad itu telah lama meninggal, diperkirakan sudah satu tahun dan mulai keropos. 

Selain indentitas, polisi juga belum dapat mengungkap penyebab kematian Mr X tersebut.


4. Potongan Tubuh Manusia di Pesisir Pantai Gold Coast, Coastal Area, karimun.

Bagian potongan tubuh yang ditemukan di kawasan Gold Coast itu diketahui potongan tubuh laki-laki, pada Sabtu (7/3/2020) lalu.

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, didapat pada potongan tubuh itu menyerupai bentuk patahan tulang bagian belakang.

Polisi berupaya mencari identitas dengan mengambil sejumlah keterangan saksi- saksi di lapangan.

Aparat juga menyebar informasi kepada masyarakat. Namun identitas dan penyebab kematian korban, apakah ada hubungan dengan tindak pidana atau perihal lainnya.

(aha)