Muncul Klaster Pasar Tos 3000, Wako Rudi: Bagaimana Mau New Normal?

Muncul Klaster Pasar Tos 3000, Wako Rudi: Bagaimana Mau New Normal?

Pertemuan tim gugas dengan pelaku usaha. (Foto: Margaretha/Batamnews)

Batam - Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi mengundang para pelaku usaha untuk membahas persiapan penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal. 

Selain pelaku usaha, juga diundang para pedagang pasar di Tos 3000 Jodoh. 

Dari pertemuan tersebut, pelaku usaha menyampaikan kesiapan mereka dalam menghadapi new normal.

"Tadi mereka sudah sampaikan protokol yang disiapkan dalam menyambut tatanan baru ini. Seperti hotel, restoran dan penunjang sektor pariwisata, industri dan lainnya," ujar Rudi usai pertemuan di kantor Wali Kota, Selasa (16/6/2020). 

Dalam masa persiapan new normal ini Rudi mengatakan pihaknya beserta pelaku usaha juga sama berperan penting dalam menekan penyebaran Covid-19. 

Saat ini, Tim Gugas masih fokus menyelesaikan proses tracing atau penelusuran kontak terhadap kasus terkonfirmasi positif.  

"Kalau bisa kasus ini berukurang, jangan ada penambahan lagi. Sekarang beberapa kluster masih terus bertambah. Bagaimana mau new normal kalau ini saja belum selesai," kata Rudi.

Pada kesempatan dalam rapat tadi, Rudi juga mengampaikan bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Dandim untuk membantu penanganan persoalan Covid-19 di Pasar Tos 3000, Jodoh. 

Saat ini, penyebaran kasus Covid-19 di pasar Tos 3000 sudah menjadi klaster baru. Sejumlah pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.  "Saya sudah panggil pengelola pasar namun belum juga terselesaikan," kata dia.

Maka dari itu, klaster baru di Pasar Tos 3000 memang menjadi perhatian khusus, karena orang-orang silih berganti di pasar tersebut.

Proses penanganan klaster baru ini kata Rudi memang cukup menyita perhatian, karena jumlah pedagang di pasar itu sekitar 2.500 pedangang. Sehingga dibutuhkan peralatan rapid test yang tidak sedikit. 

“Makanya kami minta bantuan kepada pengusaha, supaya bisa bantu alat serta tenaga,” kata dia. 

(ret)