Update Covid-19 Batam 10 Juni: Tujuh Pasien Dinyatakan Sembuh

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi.

Batam - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam merilis 7 orang pasien positif yang dinyatakan sembuh, Rabu (10/6/2020). Sehingga secara kumulatif pasien sembuh dari Covid-19 berjumlah 71 orang. 

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi menyebutkan adapun pasien positif Covid-19 yanb sembuh yaitu pasien nomor 90, 92, 97, 101, 107, 109, dan 144. 

Pasien nomor 90 merupakan seorang perempuan bernama Harni Ahyani berusia 47 tahun. Ia diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Singapura dan kembali ke Batam pada tanggal 19 Mei 2020. 

Kemudian pasien sembuh berikutnya merupakan pasien nomor 92 bernama Saman Paiman berusia 83 tahun. Ia diketahui merupakan seorang purnawiaran Polri, sebelumnya Ia berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

Pasien nomor 97 merupakan seorang laki-laki bernama Yosep Prana Dwi Pangga berusia 22 tahun. Dia diketahui merupakan teman dari pasien nomor 75, dimana terhubung dengan klaster Jemaah Tabligh.

Selanjutnya pasien nomor 101 merupakan seorang perempuan bernama Rr. Eko Marlasari berusia 46 tahun. Ia terhubung dengan klaster Plam Spring, dan merupakan keluarga dari PDP yang bernama Ian Alexander. 

Pasien nomor 107 merupakan seorang laki-laki bernama Rodes Putra Jaya Pane berusia 30 tahun. Ia juga merupakan seorang ASN di Kemenkumham, dan tidak tergabung dengan klaster manapun di Batam. 

Pasien nomor 109 merupakan seorang perempuan bernama Elsa Salsabila berusia 17 tahun. Ia terhubung dengan klaster Palm Spring.

Terakhir, pasien nomor 144 yang merupakan seorang bocah perempuan berusia 4 tahun bernama Isyana Az-zahra. 

Berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan oleh Laboratorium BTKLPP Batam, dimana hasil pemeriksaan swab para pasien ini negatif dua kali berturut-turut. 

Maka dari itu, oleh tim medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya guna melaksanakan karantina mandiri di rumah selama 14 hari,” ujar Rudi.

(ret)