Klaster Gereja HOG Eden Park Saat Persiapan Ibadah Online

Ibadah Online (AP Photo/Aaron Favila)

Batam - Gereja HOG Eden Park Batam Centre menjadi klaster baru penyebaran wabah virus Corona di Batam, Kepulauan Riau. Seorang pendeta dan12 orang jemaat Gereja HOG diketahui terjangkit virus corona tersebut.

Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Batam merilis 10 kasus baru pasien terkonfirmasi positif. Diketahui bahwa 10 kasus baru masih berkaitan dengan pasien nomor 49 dan pasien 82 yang seorang pendeta. 

Dengan data tersebut, tercatat sekitar 120 orang terkonfirmasi positif di Batam, sekitar 40 lebih diantaranya sembuh dan sekitar 10 orang meninggal dunia.

Penyebaran ini berawal dari persiapan ibadah online di Gereja HOG Eden Park beberapa waktu lalu. Seorang pendeta dan panitia ibadah sempat mengadakan pertemuan untuk persiapan ibadah online di gereja. 

Baca juga: Pemerintah Batam Buka Kembali Tempat Ibadah Mulai 15 Juni 2020

Diduga di sanalah virus tersebut menyebar dari jemaat ke jemaat lainnya. Hal itu berdasarkan tracing atau pelacakan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebutkan klaster HOG ini berkaitan dengan seorang pasien. Pasien tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh. Namun yang lainnya masih dalam perawatan.

"Ini jadi klaster HOG, semuanya berkaitan dengan pasien 49, sedangkan pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan masih menjalani karantina mandiri di rumahnya," ujar Didi, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Pendeta dan 12 Jemaat Gereja di Batam Terjangkit Corona

Daftar Jemaat Positif Corona di Gereja HOG

 

Ada sejumlah pasien yang positif lainnya yang menjadi rantai penyebaran virus corona dari jemaat Gereja HOG Eden Park Batam Centre tersebut. Diantaranya adalah pasien nomor 112 juga merupakan jemaat gereja yang sama. Pasien ini merupakan seorang pria pria berisinial DP usia 37 tahun.  

Begitu juga dengan pasien 113, merupakan jemaat gereja, Ia adalah seorang pria berusia 47 tahun.  Lalu istrinya juga diperiksa swab tenggorokan, dan terkonfirmasi positif, sehingga menjadi pasien nomor 114 Kota Batam.

Anak dari keduanya juga diperiksa swab dan terkonfirmasi positif sebagai pasien nomor 115 Kota Batam. Ia merupakan seorang laki-laki berusia 20 tahun.

Baca juga: Air Mata Haru Sambut Salat Jumat Perdana di Kota Batam

Kemudian pasien nomor 116 Kota Batam juga merupakan jemaat gereja yang sama, Ia adalah seorang pria berusia 57 tahun dan tinggal di perumahan Cipta Villa, Tanjung Riau, Sekupang.

Masih dari jemat gereja yang sama, seorang wanita berusia 31 tahun juga terkonfirmasi positif, Ia ditetapkan sebagai pasien nomor 117 Kota Batam.  Anak kandungnya, perempuan yang berusia 8 tahun juga terkonfirmasi positif, dan ditetapkan sebagai pasien nomor 118 Kota Batam.

Lalu staf gereja tersebut juga terkonfirmasi positif, Ia merupakan seorang pria berusia 34 tahun. Istrinya juga diperiksa swab tenggorokannya, dan hasilnya terkonfirmasi positif, sehingga ditetapkan sebagai pasien 119 dan 120 Kota Batam.

Persiapan Ibadah Online

 

Penyebaran virus corona yang menimpa pendeta dan 12 jemaath Gereja HOG Eden Park Batam Centre itu berawal dari persiapan ibadah online. Setelah sekian lama pihak gereja meniadakan ibadah yang mendatangkan jemaat langsung e gereja.

Virus ini terus menyebar. Diketahui dua jemaat lainnya pada Rabu (27/5/2020) lalu juga dinyatakan positif. Mereka dicata sebagai kasus 102 dan kasus 108.

Kasus 102, RAM; Laki-laki (41 tahun), warga Perumahan Kavling Senjulung, Kabil, Kecamatan Nongsa

Kasus 108,  SS; wanita (52 tahun), warga Purimas Batam Centre, Kelurahan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota Kota.

Keduanya close contact dengan jemaat; Kasus 49 dan pendeta; Kasus 82. Mereka kontak saat pertemuan dalam rangka persiapan ibadah online.

Baca juga: 

Update Jumat 29 Mei: Bertambah 10 Kasus Corona di Batam, Total 120 Kasus

Update Corona di Batam 27 Mei: Bertambah Pasien Positif 13 Orang, Sekeluarga Positif Kecuali Bayi

Sebaran Kasus Corona di Batam dan Update 25 Mei 2020

Hasil Swab Tenggorokan

 

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam bergerak cepat. Mereka menindaklanjuti hasil tracing terhadap kasus 49 dan 82 tersebut. Pemeriksaan swab tenggorokan digelar pada tanggal 23 Mei 2020 lalu terhadap sejumlah orang.

Dua orang dinyatakan positif, dan disusul 10 orang lainnya.

"Kondisi mereka (pasien 102 dan 108) dilaporkan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti," kata Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, HM Rudi, Rabu (27/5/2020) lalu.

(ret)

Berita Terkait