Mau Ikut Terbang? Penumpang Wajib Kantongi Surat Klirens Kesehatan

Bandara Hang Nadim, Batam.

Batam - Penerbangan domestik sudah dibuka kembali, termasuk di Batam, Kepulauan Riau. Untuk mengikuti penerbangan, sejumlah syarat harus dilalui oleh para calon penumpang.

Salah satu syarat yang harus dilalui adalah penumpang harus menjalani rapid diagnostic test (RDT) terlebih dahulu. Hal ini sesuai surat edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, Achmad Farchanny mengatakan setiap calon penumpang pesawat udara harus memiliki persyaratan (klirens kesehatan) yang dikeluarkan instansinya.

“Petugas KKP akan memeriksa kesehatan calon penumpang dan memeriksa kelengkapan persyaratan,” ujar Achmad, Rabu (13/5/2020). 

Kemudian surat keterangan kesehatan yang dikeluarkan oleh rumah sakit/klinik setempat dan dibuktikan dengan hasil pemeriksaan rapid test non reaktif/negatif yang dilakukan maksimal 7 hari sebelum keberangkatan.

“Untuk saat ini pelayanan pemeriksaan rapid test bagi masyarakat umum belum memungkinkan dilakukan di KKP Kelas I Batam,” katanya. 

Terkait surat keterangan kesehatan ini, Achmad menjelaskan untuk masyarakat yang mempunyai tugas mendesak dan harus melakukan perjalanan menggunakan pesawat dapat mencari pelayanan pemeriksaan rapid test diutamakan ke rumah sakit pemerintah. 

Hal ini juga menjawab mengenai kehebohan pemeriksaan rapid test yang ada di bandara. “Kalau tidak memungkinkan bisa ke rumah sakit atau klinik lainnya,” katanya.

Jika nantinya calon penumpang tidak dapat melengkapi persyaratan (klirens kesehatan), maka tidak diperbolehkan mengikuti penerbangan. 

“Bukti hasil pemeriksaan rapid test wajib diberikan ke petugas KKP Kelas I Batam,” katanya. 

(ret)