Puluhan Orang Dikarantina Usai Sekeluarga di Karimun Terpapar Corona

Ilustrasi.

Karimun - Penambahan tiga pasien positif Corona di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau langsung direspons Dinas Kesehatan setempat untuk melacak jejak orang yang pernah kontak dengan tiga pasien tersebut.

Tiga warga yang positif tersebut merupakan satu keluarga, terdiri dari suami, istri dan seorang anak berusia 15 tahun. Mereka terpapar Corona dari kakek yang telah dinyatakan positif terlebih dahulu.

Dari hasil tracing yang dilakukan, diketahui ada lebih dari 30 orang yang pernah kontak erat dengan tiga warga yang positif tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan bahwa, terhadap orang pernah kontak erat dengan pasien dilakukan isolasi mandiri serta pengambilan sampel.

"Warga yang diduga pernah kontak langsung dengan tiga pasien, mereka kami berlakukan isolasi mendiri," kata Rachmadi.

Baca: Kakek di Karimun Tularkan Covid-19 ke Anggota Keluarga

Pihaknya akan terus berupa melacak orang-orang yang kemungkinan pernah kontak langsung dengan tiga pasien positif Covid-19 di Karimun itu.

Kemudian, terhadap warga yang merasa pernah kontak langsung terhadap pasien yang merupakan warga Sei Lakam tersebut, diminta untuk melapor ke otoritas kesehatan.

"Kami mengimbau bagi siapa saja yang pernah kontak langsung, kami harap segera melapor, mau ke RSUD, Puskesmas Meral Barat atau ke puskesmas terdekat di daerahnya juga bisa," kata Rachmadi.

Identitas warga yang melapor akan dijaga kerahasiaannya. Begitu juga dengan biaya selama pengobatan akan ditanggung oleh negara.

Sebelumnya, tiga orang yang dinyatakan positif tersebut, terpapar Covid-19 dari seorang kakek 90 tahun dan merupakan satu keluarga.

Ketiganya saat ini sudah diisolasi di ruang khusus RSUD Muhammad Sani, Karimun Kepri. Tiga pasien itu diketahui positif Covid-19 berdasarkan hasil sekali uji swab dan sebelumnya masuk kategori OTG.

Meski dinyatakan positif terpapar virus Corona, ketiga pasien baru itu memiliki kondisi kesehatan cukup baik.

(aha)
SHARE US :
Komentar Via Facebook :