Cek Fakta: Jemaah Tabligh di Tanjungpinang Meninggal Terjangkit Corona

Cek Fakta: Jemaah Tabligh di Tanjungpinang Meninggal Terjangkit Corona

Tim medis melakukan pemeriksaan rapid test kepada para Jemaah Tabligh di Masjid Baiturahman, Tanjungpinang. (Foto: Sutana/Batamnews)

Muhammad Ikhsan

Batam -Seorang jemaah tabligh di Tanjungpinang dikabarkan meninggal dunia. Sebuah pesan berantai tersebar di beberapa grup Whatsapp sejak Minggu (29/3/2020).

"Inna lillahi wa Inna ilahi roji'un anggota jamaah tablig positif corona meninggal barusan di tanjung pinang...habs khuruj dari Malaysia, mudah2an Husnul khatimah" tulis pesan tersebut dengan menyertakan foto seseorang.

Terkait hal ini, Batamnews mencoba mengkonfirmasi ke salah satu tokoh masyarakat Kepri yang juga tokoh jemaah tabligh di Kota Tanjungpinang, Huzrin Hood.

"Hoax. Bisa call langsung ybs (yang bersangkutan bisa dihubungi langsung)," tulis Huzrin via Whatsapp saat dikonfirmasi batamnews.

Sebelumnya, belasan jemaah tabligh Tanjungpinang dites dengan alat rapid test Covid-19 di Masjid Baiturrahman Sei Jang, Tanjungpinang.

Mereka sebelumnya sempat mengikuti acara di Masjid Sri Petaling, Malaysia yang diikuti banyak orang. Banyak jemaah tabligh akbar di Petaling itu yang terkonfirmasi tertular Covid-19, mereka berasal dari Malaysia, Brunei, Singapura dan Indonesia.

Oleh sebab itu para jemaah dari Tanjungpinang pun diperiksa kesehatan mereka. Tim medis melakukan pengambilan sampel darah untuk rapid test. Pemeriksaan dilakukan belasan tim kesehatan dari Tim Satgas pencegahan Covid-19 Kota Tanjungpinang dikawal Kepolisian Polres Tanjungpinang.

Huzrin menambahkan, ada dua jamaah tablig yang sebelumnya sudah dites dan salah satunya telah dinyatakan positif virus corona, dan saat ini di rawat di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

Tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri ini juga mengaku jemaah Masjid Baiturrahman yang pergi ke acara di Malaysia, sejak awal sangat kooperatif.

Ditegaskan Huzrin pihaknya dan para jemaah tidak akan menghindar untuk dilakukan tes kesehatan dan diambil darahnya. "Ya kami sejak awal sangat kooperatif dan terbuka. Toh ini untuk kebaikan bersama dan masyarakat akan merasa tenang tidak khawatir atau takut," tuturnya.

Seperti diketahui, tambahan terbaru via rapid test, muncul dari Tanjungpinang. Lima kasus baru terkonfirmasi, dan masih terkait dengan pasien 02 Tanjungpinang, yakni jemaah tabligh yang melakukan lawatan ke Malaysia dalam acara Tablig Akbar di Petaling Jaya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana menjelaskan, terkait tambahan lima kasus baru Covid-19 di Tanjungpinang. "Masih berhubungan dengan pasien (02 Tanjungpinang) yang saat ini menjalani perawatan di ruangan isolasi," katanya, Minggu (29/3/2020).

Ia mengatakan, terhadap kasus baru, lima orang positif itu pihaknya telah menerapkan karantina di Rumah Singgah di belakang RSUD Raja Ahmad Tabib. "Mereka dalam keadaan sehat, sehingga dilakukan karantina. Selama karantina dikawal petugas Satpol PP dan pihak kepolisian," jelasnya.

Bisa dipastikan kabar tentang adanya seorang jemaah tabligh meninggal terjangkit Covid-19 di Tanjungpinang tidak benar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :