IDI Benarkan 3 Dokter Meninggal Tertular Virus Corona

IDI Benarkan 3 Dokter Meninggal Tertular Virus Corona

Ilustrasi.

Jakarta - Beredar informasi 3 orang dokter meninggal akibat tertular virus corona COVID-19 dari pasiennya. Dua di antaranya dirawat di RSUP Persahabatan, seorang lainnya di RSPAD Gatot Soebroto.

"Iya betul," kata dr Daeng Mohammad Faqih, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), via detikom, Minggu (22/3/2020).

Humas RSUP Persahabatan Eryuni Yanthi kepada wartawan mengaku belum bisa memberikan informasi lebih lanjut soal informasi tersebut.

"Iya nanti kami share di grup media ya. Nanti saja tunggu penjelasan Ibu Dirut. Nanti kami share ke media," katanya seperti dikutip Antara.

Dokter yang meninggal dalam perawatan intensif di RSUP Persahabatan dikabarkan mengalami gejala sesak napas. Namun keluarga belum dapat dipastikan apakah penyebab meninggalnya terkait COVID-19.

Tenaga medis sangat berisiko tertular Covid-19 karena harus kontak langsung dengan pasien. Seperti tenaga medis asal Bogor, Jawa Barat, meski telah menjalankan prosedur kesehatan, seorang dokter dan perawat warga Bogor juga ikut tertular virus itu.

Kota Bogor memutakhirkan data kasus corona yang meningkat menjadi 163 orang berstatus Orang dalam Pengawasan (ODP) dengan 3 orang positif Covid-19, termasuk Wali Kota Bima Arya.

Di Kabupaten Bogor jumlah, ODP meningkat dari 47 menjadi 92 dan 6 di antaranya positif. Dua di antaranya yang positif meninggal dunia. Total di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor menjadi 9 orang positif corona.

"Dua pasien yang positif yakni laki-laki, dokter, 36 tahun, bekerja di RS Jakarta, dengan riwayat kontak memeriksa kasus positif Covid-19. Dan laki-laki, berusia 30 tahun, paramedis, dengan riwayat merawat kasus positif Covid-19 salah satu RS di Jakarta," kata Bupati Bogor, Ade Yasin.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews