Malaysia Tutup Sistem Otomatis Seluruh Pintu Masuk Negara

Petugas Imigrasi Malaysia di Bandara Internasional Kuala Lumpur. (Foto: istimewa)

Kuala Lumpur - Imigrasi Malaysia untuk sementara waktu menutup semua pintu otomatis dan pintu elektronik di pintu masuk negara tersebut setelah hebohnya kasus Covid-19.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada semua direktur Imigrasi negara bagian yang bertanggal hari ini, disebutkan bahwa direktur jenderal Imigrasi telah setuju untuk menutup semua jalur pintu otomatis untuk orang Malaysia, pintu elektronik untuk WNA lain di bawah Sistem Biometrik Penegakan dan Registrasi Nasional (NERS) dan Sistem Izin Otomatis Gerbang Malaysia (MACS).

"Penutupan ini akan segera berlaku dan setiap perubahan termasuk pembaruan akan diinformasikan dari waktu ke waktu," pernyataan Imigrasi Malaysia dilansir The Straits Times.

Surat itu ditandatangani oleh direktur Divisi Keamanan dan Paspor, Datuk Mohd Zulfikar Ahmad atas nama direktur jenderal Departemen Imigrasi, Datuk Khairul Dzaimee Daud.

Khairul kemudian mengkonfirmasi masalah ini, dengan mengatakan: "Ya, kami telah menutup semua pintu otomatis dan pintu elektronik sementara, sebagai langkah tambahan dalam mengendalikan wabah Covid-19."

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengatakan Malaysia telah mencatat total 50 kasus Covid-19 setelah kelompok Covid-19 yang baru, yang melibatkan 14 kasus baru.

Semua 14 kasus adalah kasus generasi pertama dan kedua terkait dengan pasien 26, anggota dewan Uda Holdings Bhd, yang dites positif pada 1 Maret.

(gea carnando)