Pembunuhan Pengantin Baru di Batam

Ini Dua Kasus Pembunuhan yang Jadi Tugas Berat Kasat Reskrim Kompol Yoga Buanadipta Ilafi

Ini Dua Kasus Pembunuhan yang Jadi Tugas Berat Kasat Reskrim Kompol Yoga Buanadipta Ilafi

Foto Chintya semasa hidup. (foto: facebook)

Nurul

BATAMNEWS.CO.ID,  Batam  - Berbagai spekulasi muncul dalam kasus pembunuhan Chintya Tri Prasetya (17), pengantin baru yang ditemukan tewas di parit, tak jauh dari Hotel Vista, Baloi, Batam.

Mulai dari dugaan keterlibatan suaminya, Diva, mantan pacar korban, hingga mobil Suzuki APV milik keluarga Diva dan Daihatsu Terios milik rekan Diva yang diamankan polisi karena diduga memiliki keterkaitan dengan kematian Chintya.

Namun semua itu masih terbantahkan karena minimnya petunjuk atau bukti yang dimiliki polisi untuk menjerat orang-orang dekat korban.

Polisi sepertinya memang harus kerja eksta untuk mengungkap kasus ini, terlebih kejadian ini bukan yang pertama terjadi di Batam. Sebelumnya, kasus yang hampir sama juga terjadi di Batam, tepatnya di Bukit Dangas, Sekupang.

Seorang wanita, Dwiwana Juli Anggi (19) juga ditemukan tewas di semak-semak, sekitar Bukit Dangas, Sekupang, pagi sekira pukul 09.00. Kondisinya cukup mengenaskan karena ditemukan luka tusuk di leher dan separuh pakaian tak menutupi tubuhnya.

Setelah penemuan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan melakukan serangkaian pemeriksaan. Sama seperti kasus Chintya, polisi juga memeriksa belasan saksi dalam kasus ini, di antaranya orang-orang terdekat Dwi yakni kakak sepupu, paman, dan rekan-rekan kerjanya.  

Beberapa alat bukti juga ditemukan polisi di lokasi di antaranya handphone korban, sepeda motor Scoopy, dua buah helm, sendal, dan pakaian korban yang dilucuti pelaku. Bahkan jejak mobil yang masih panas juga ditemukan tim penyelidik.

Untuk mengungkap kasus ini, Polresta Barelang bahkan harus mendatangkan tim Labfor Mabes Polri untuk membantu penyelidikan.

Meski awalnya kecurigaan polisi mengarah kepada orang terdekat korban, namun lagi-lagi dugaan itu terbantahkan karena minimnya bukti dan petunjuk yang didapatkan polisi.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta Ilafi mengatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan ini, termasuk kasus-kasus lain. Pihaknya tak ingin buru-buru menyimpulkan perkembangan kasus tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Begitu pun dengan kasus Chintya, Yoga tampaknya terkesan hati-hati menyelidiki kasus ini karena jika salah dalam menyimpulkan penyelidikan akan berdampak terhadap reputasinya. "Kami masih mendalami kasus pembunuhan ini, soalnya petunjuk dalam kasus ini kan masih minim, jadi masih kita kembangkan," ujarnya, Senin (10/8/2015).

Publik tentu berharap, polisi dapat mengungkap sederet kasus pembunuhan yang terjadi selama ini agar ada rasa aman di lingkungan masyarakat dan warga pun dengan aman dapat menjalankan aktivitasnya.   

 

[asad]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :