https://www.batamnews.co.id

Rudi Ingin Keseriusan Pelindo II Garap Pelabuhan Batuampar

Pelabuhan Batuampar, Batam.

Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan kapasitas bongkar-muat barang di Pelabuhan Batuampar meningkat lebih dari dua kali lipat.

Kepala BP Batam, HM Rudi mengatakan saat ini aktivitas bongkar-muat di pelabuhan tersebut masih berkisar 350 ribu Teus per tahun.

“Angkanya kecil sekali, artinya ke depan kita inginkan naik jadi 700 ribu Teus, atau bahkan bisa sampai 1 juta lebih,” ujar Rudi kepada wartawan di Marketing Centre BP Batam, Kamis (23/1/2020). 

Untuk mewujudkan hal itu, BP Batam telah meneken Head of Agreement (HoA) dengan Pelindo II untuk proyek pengembangan Pelabuhan Batuampar.

Rencananya, mulai Maret 2020 proyek pembangunan pelabuhan sudah mulai jalan. Pihaknya memberikan waktu selama 6 bulan untuk menunjukkan keseriusannya. 

“Kalau dalam 6 bulan ini tidak ada perubahan, kami batalkan HoA tersebut,” kata dia. 

Untuk peningkatan aktivitas pelabuhan ini, dimulai dengan mengganti alat bongkar muat. Pergantian di sini bukan mengganti dengan alat yang baru, namun membuat sistem angkut yang lebih canggih. 

Penggunaan truck crane diganti dengan crane yang permanen. Sehingga ketika kapal bersandar, bongkar-muat barang bisa segera dilaksanakan. 

“Seperti yang diterapkan pelabuhan internasional, yang terpenting menekan harga transportasi, seperti biaya Batam-Singapura atau sebaliknya supaya tidak terlalu tinggi,” jelasnya.  

Selain itu, bagian selatan pelabuhan saat ini ada tiga gudang besar. Dua gudang sudah dibongkar, sedangkan satu gudang lagi sedang dalam pengerjaan. 

“Tunggu 6 bulan lagi, nanti bongkar habis untuk menampung ribuan kontainer,” ucapnya. 

Dengan begitu menurut Rudi, bagian selatan pelabuhan bisa menjadi tempat parkir kontainer, yang tentunya menjadi salah satu sumber Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).