Penerima Fuel Card di Batam Tahun 2020 Turun Drastis

Penerima Fuel Card di Batam Tahun 2020 Turun Drastis

Kepala Disperindag Batam Gustian Riau menunjukkan fuel card model lama dan model baru. (Foto: Batamnews)

Batam - Penyaluran fuel card atau kartu untuk membeli bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kota Batam turun drastis pada tahun 2020.

Jika tahun 2019 tercatat ada 14.631 fuel card yang diterbitkan, namun pada tahun ini kurang dari separuhnya yakni 4.004 kartu yang akan diterbitkan. 

Jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Pertamina dan BRI dalam sepekan terakhir.

“Kemarin sudah kami perpanjang waktunya dari 17-22 Januari, dan jumlah tersebut sudah diverifikasi, setelah adanya registrasi ulang,” ujar Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, Rabu (22/1/2020). 

Jumlah penerima fuel card tahun ini jauh berkurang ini karena ada beberapa alasan. Salah satunya penerima fuel card terdahulu memiliki lebih dari satu kartu. 

“Makanya jumlah banyak berkurang,” kata dia. 

Selain itu, alasan lainnya karena ada beberapa penerima terdahulu yang jenis kendaraan serta nomor polisi yang tidak sesuai dengan data. 

“Dengan verifikasi ini, penerima fuel card sudah tepat sasaran,” jelasnya. 

Fuel card ini sebagai kartu pengendali untuk menetapkan konsumsi biosolar subsidi maksimal 30 liter per hari.

Sementara Sales Branch Manager Pertamina Kepri, William menambahkan tujuan awal dari fuel card ini untuk membuat penerima subsidi dapat tepat sasaran. Karena selama ini, pihaknya menilai ada oknum yang melakukan penyelewengan. 

“Makanya kami ingin memastikan orang yang berhak menerima subsidi ini,” ujarnya. 

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan meluncurkan website khusus bagi penerima fuel card agar dapat memperpanjang masa berlaku kartu secara online. 

“Jadi foto kendaraan, serta data pendukung lainnya bisa diupload saja,” katanya. 

Setelah itu, pihaknya bersama Disperindag bisa melakukan verifikasi sehingga masyarakat penerima fuel card tidak perlu lagi mengantre. 

“Semoga dengan registrasi ulang fuel card ini, tindakan penyelewengan tidak terjadi lagi,” kata William.

(ret)
Komentar Via Facebook :