Dinkes Siapkan Serum Anti Ular Kobra Untuk Seluruh Puskesmas di Bintan

Ilustrasi

Bintan - Selama beberapa pekan terakhir, beberapa daerah di Pulau Jawa dan Sulawesi dikagetkan dengan teror ular kobra ke pemukiman warga. Hal ini membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan mengambil sikap dengan menyediakan serum anti bisa ular kobra di seluruh puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Bintan.

Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaini mengatakan, Kabupaten Bintan memiliki 15 puskesmas. Masing-masing puskesmas telah disediakan serum anti bisa ular. Apalagi beberapa pekan lalu musim penghujan telah melanda Bintan dan merupakan masa ideal bagi telur ular kobra menetas.

“Satu puskesmas satu serum anti bisa ular kobra,” ujar Gama, kemarin.

Penyediaan serum ini untuk mengantisipasi adanya korban gigitan ular kobra. Namun satu serum, kata Gama, hanya bisa digunakan untuk satu orang pasien. Apabila sudah terpakai pihaknya akan mengirimkan serum itu lagi ke puskesmas yang melayani pengobatan korban digigit ular.

“Kalau udah digunakan kita pasoki lagi serumnya. Sifatnya habis tambah, namun sampai saat ini serum itu jarang terpakai,” katanya.

Untuk mengantisipasi agar terhindar dari teror ular. Diimbau kepada warga untuk selalu membersihkan rumah. Jangan sampai ada tumpukan-tumpukan barang di sekitar rumah karena ular menyukai tempat yang hangat untuk berlindung.

Kemudian memberikan ventilasi saluran air dengan kawat agar ular tidak langsung masuk ke saluran hingga ke dalam rumah.

“Berikanlah wewangian di dalam rumah. Karena ular tidak menyukai bau wewangian,” ucapnya.

(ary)