Dewan Kepri Ramai Menolak Pin Emas dan Jas Baru
Ilustrasi.
Tanjungpinang - Anggota DPRD Provinsi Kepri terpilih periode 2019-2024 ramai-ramai menolak menerima fasilitas yang disediakan Sekretariat Dewan berupa pin emas dan jas baru untuk proses pelantikan 9 September mendatang.
Penolakan lebih banyak dilakukan oleh anggota dewan Kepri terpilih yang sudah menjabat lebih dari satu priode. Sedangkan alasan penolakan dikarenakan tidak kompaknya di kalangan dewan terpilih untuk menerima fasilitas tersebut.
"Banyak yang menolak pin emas dan jas baru terutama anggota yang sudah lama atau sudah menjabat dua atau tiga periode," kata seorang sumber di Sekwan Kepri kepada batamnews, Kamis (5/9/2019).
Selain itu, angka fantastis pengadaan pin emas dan jas yang mencapai lebih kurang Rp1,3 miliar juga tengah hebih di media.
"Yang menolak pin emas dan jas itu bukan hanya dari anggota dewan Kepri Dapil Tanjungpinang saja, tapi diikuti dari Dapil Batam dan dapil lainnya," sebutnya.
Hal tersebut dibenarkan oleh anggota DPRD Kepri terpilih Rudy Chua yang sebelumnya menolak pemberian fasilitas pin emas dan jas baru tersebut.
"Ya seperti itu lah, saya dapat juga informasinya banyak yang menolak pemberian itu. Tapi itu hak setiap anggota dewan mau menerima atau tidaknya fasilitas itu, sebab itu tidak menyalahi aturan. Kembali kemasing-masing saja kalau saya komitmen dari awal tidak akan menerimanya," ujarnya.
(sut)
Komentar Via Facebook :