Dari Petani hingga Bandar Narkoba, Adam: Saya Mau Kaya

Dari Petani hingga Bandar Narkoba, Adam: Saya Mau Kaya

Gembong narkoba Adam saat konfrensi pers oleh BNN di Batam, Kamis (29/8/2019). (Foto: Kokorimba/Batamnews)

Batam - Adam (47) gembong narkoba yang diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) mengaku dirinya mulai menyelendupkan narkoba sejak tahun 2016.

Kepada awak media, saat gelar ekspos di Perumahan Sukajadi, Kamis (29/8/2019), Adam mengaku dirinya dulu bekerja petani sebelum terjerat hukum dalam jaringan internasional narkoba.

BNN sebelumnya melakukan penggeledahan di Perumahan Sukajadi, rumah mewah yang dibeli Adam dan 18 unit mobil.

"Dulu saya bekerja sebagai petani di kampung halaman namun faktor keadaan saya menjadi kurir jaringan narkoba internasional," ujarnya.

Adam menuturkan, dirinya hanya membawa narkoba.  " Saya cuma mengambil narkobanya setelah ada komunikasi bos dengan bos besar," terangnya.

Ia pun terpaksa menjadi kaki tangan bandar narkoba untuk merubah nasibnya yang membuat tuntutan ekonomi sulit. "Saya ngga mau miskin saya mau kaya," tambahnya.

Ia pun mengaku siap dimiskinkan setelah semua kekayaan yang dimiliki disita oleh negara.

"Saya akan miskin sekarang karena aset kekayaan udah di ambil oleh negara," pungkasnya

(jim)