Kasus OTT Dinas KP2K, Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Polisi mengekspos kasus OTT terhadap staf Dinas KP2K Pemko Batam. (Foto: Margaretha/Batamnews)

Batam - Polisi saat ini baru menetapkan satu tersangka usai melakukan OTT pegawai Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam.

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo mengatakan kemungkinan tersangka lainnya masih ada.

“Bisa saja ada tersangka lain, saat ini masih kita lakukan pendalaman,” ujar Prasetyo dalam keterang pers di Mapolresta Barelang, Rabu (28/8/2019).

Satu orang tersangka yang diamankan berinisial AS, merupakan staf Budidaya di dinas tersebut.

Prasetyo menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sudah memeriksa 9 orang saksi, baik dari tempat kejadian perkara (TKP) maupun dari lingkungan dinas. Termasuk salah satunya Kadis KP2K, Husnaini.

“Terhadap Kadis statusnya masih saksi, sudah kita periksa, dan akan kami dalami, apakah ada keterkaitan atau tidak, atau atas pernitahnya atau tidak,” katanya.

Proses pemeriksaan terhadap Husnasini juga sudah berlangsung sejak kemarin malam, setelah OTT dilakukan di Cafe Exselso, Tiban, Sekupang.

Dari OTT tersebut pihaknya telah mengamankan SGD 500, Satu unit Handphone serta dokumen untuk pengurusan surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dengan modus meminta sejumlah uang agar surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi untuk nelayan dapat dikeluarkan dengan segera.

“Jika berkas lengkap, satu hari surat rekomendasi bisa langsung keluar, tapi ini diperlambat, padahal pengurusan surat tersebut gratis,” jelasnya.

Selain itu barang bukti berupa dokumen dari kantor dinas KP2K juga telah diamankan untuk proses penyidikan.  “Dokumen tersebut akan kami pelajari, apakah kasus ini sudah berlangsung lama atau tidak,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta agar para pihak yang juga diminta sejumlah uang untuk mengeluarkan surat rekomendasi pembelian BBM, bisa melaporkan kepada kepolisian. “Kalau ada korban-korban lain, bisa informasikan kepada kami,” kata dia.

(ret)

SHARE US :
Komentar Via Facebook :