JK Heran Kasus Novel Tak Terungkap: Tangkap Teroris Saja Polisi Bisa

JK Heran Kasus Novel Tak Terungkap: Tangkap Teroris Saja Polisi Bisa

Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut heran Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Novel Baswedan yang berisi polisi dan para pakar, gagal mengungkap pelaku penyerang penyidik KPK Novel Baswedan.

Padahal, kata JK, sudah ada bukti awal sejak insiden itu terjadi pada 11 April 2017 yang dikantongi oleh kepolisian, sebelumnya akhirnya dilanjutkan oleh TPF.

"Ini kan sudah dalam tahap indikasi ketahuan backgroundnya, sekarang tinggal mencari orangnya," kata JK dilansir kumparan, Jumat (19/7/2019).

JK meyakini polisi sebenarnya memiliki kemampuan untuk menangkap pelaku penyiram Novel, tapi 2 tahun lebih berlalu tak juga terungkap. "Kan sebenarnya simple (mudah) tinggal mencari orang. Kalau polisi itu ahli di situ," ucap JK. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan target tiga bulan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menindaklanjuti hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman Novel Baswedan.

Jokowi mengaku tak mau berlama-lama menunggu penyelidikan aparat kepolisian yang sudah menerima hasil investigasi TGPF yang dikerjakan selama enam bulan tersebut. Maka, Jokowi pun hanya memberikan kesempatan kepada Kapolri Tito agar tim teknis bisa menyelidiki fakta-fakta yang ditemukan TGPF terkait teror air keras yang menimpa Novel.

"Oleh sebab itu sekali lagi kalau Kapolri kemarin menyampaikan akan meminta waktu enam bulan, saya sampaikan tiga bulan tim teknis bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan. Kita harapkan dengan temuan-temuan yang ada saya kira sudah menyasar ke kasus-kasus yang terjadi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

(*)