https://www.batamnews.co.id

PPDB Gelombang II di Batam Tak Beri Solusi, Orangtua: Anak Kami Tetap Tak Diterima

Sejumlah orangtua calon siswa yang tak tertampung dalam PPDB gelombang II mendatangi Kantor Wali Kota Batam.

Batam - Puluhan orangtua murid yang tidak lulus PPDB datangi kantor Pemko Batam, Batam Center, Kamis (11/7/2019) siang. Mereka mempertanyakan nasib anaknya yang tidak diterima di sekolah sesuai zonasi tahap II. 

Pantauan Batamnews.co.id, orang tua siswa yang datang berjumlah sekitar 20 orang. Sebagian dari mereka membawa anaknya masih memakai seragam SMP, yang hendak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

Salah seorang orang tua murid, Eni Gusrin mengatakan, anaknya sudah tidak lulus tahap II PPDB sistem zonasi di SMA 8 Bengkong. Ketika dia bertanya, pihak sekolah tidak memberikan penjelasan tahapan selanjutnya. 

"Makanya kami ragu," kata Eni kepada Batamnews.co.id, Kamis (11/7/2019).

Eni melanjutkan, karena tidak ada kepastian ia mempertanyakan hal itu kepada Wali Kota Batam HM Rudi. "Makanya saya ke sini sama anak," kata Eni. 

Begitu juga yang dikatakan orangtua murid lainnya. Mereka tidak mengetahui nasib sekolah anaknya selanjutnya, pasalnya tidak lulus tahap II yang diumumkan hari ini. 

"Tidak ada kejelasan," kata Edi salah seorang orangtua. 

Edi mengatakan, seperti pemerintah menguji kesabaran orangtua, agar nantinya terpaksa masuk sekolah swasta. "Ya seperti menguji kami, ya kalau kami tak tahan terpaksa cari sekolah lain," kata dia. 

Polemik PPDM terus bergulir hingga saat ini akibat penerapan sistem zonasi lingkungan. Sistem itu membuat amburadul PPDB di Kepri terutama Batam. Pasalnya jumlah sekolah tidak sebanding dengan banyak siswa di Kota Batam. 

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri M Dali sudah memberikan solusi. Pihaknya akan menambah dua rombel pada tahap ketiga. Proses itu akan dimulai minggu depan. 

(tan)