https://www.batamnews.co.id

Pegatron Pilih Batam, Edy Putra Irawady: Kenyamanan Investor Nomor Satu

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady.

Batam - Terpilihnya Batam sebagai wilayah pertama di Asia Tenggara untuk pembangunan pabrik pertama perusahaan berteknologi tinggi Pegatron Technology Indonesia disambut baik oleh seluruh pihak. 

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady mengajak semua elemen harus mendukung kenyamanan proses industri di Batam, baik bagi investor baru maupun lama. 

"Ya mudah-mudahan kita bisa jaga kenyamanan perusahaan, bahkan yang terpenting bagi kami adalah menjaga investasi yang sudah ada, kedua bagi yang baru masuk ini harus kita berikan keyakinan kenyamanan kita sehingga dia bisa betah dan berkembang," kata Edy, Selasa (9/7/2019)

Edy pun mengaku Batam sangat beruntung menjadi daerah pilihan Pegatron. Dia mengapresiasi PT Sat Nusapersada yang menjadi gerbang masuk pertama Pegatron ke Batam. 

"Ini adalah apresiasi buat Sat Nusa bisa membawa Pegatron itu satu yang hal luar biasa. Walaupun tidk disebutkan Ini pengembangan saya tahu mencapai USD 40 Juta," ujarnya. 

Hadirnya Pegatron menjadi kabar baik bagi dunia industri di Batam dan Indonesia. Produsen komponen produk smart-home seperti komputer, alat-alat telekomunikasi nirkabel, dan sebagainya, serta ponsel pintar ini menjadi yang pertama untuk wilayah Asia Tenggara.

"Saya bangga ya, ini (Pegatron) bisa ada di sini, karena memang Batam memiliki berbagai keunggulan compare to other neighbours maksud saya Vietnam dan lain-lainnya. Makanya rencananya dalam satu dua tahun lihat dulu perkembangannya. Apakah ada Pegatron lain di Asean mereka tadi cuma jawab Batam," paparnya. 

Kepercayaan yang saat ini didapat Kota Batam dari investor menurut Edi perlu terus dijaga. Karena kenyamanan usaha itu yang paling penting, sehingga evaluasi bisnis harus terus dilakukan. 

Sementara, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, mengatakan saat ini dunia sudah bergeser semakin canggih, sehingga pemerintah juga harus terus berkembang dalam memberikan pelayanan. 

"Kita beruntung bisa menjadi ikon tidak hanya di Indonesia tapi juga di Asia Tenggara. Harapan kami bisa lebih maksimal untuk memberikan pelayanan kepada pengusaha agar lebih baik lagi," pungkasnya. 

(das)