97 JCH Bintan Diberi Pembekalan, Apri dan Dalmasri Munajahkan Doa

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengucapkan selamat kepada JCH Bintan (Foto: istimewa)

Bintan -  Jumlah Jemaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten Bintan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dari 66 orang di 2018 menjadi 97 orang di tahun ini. 

Para JCH asal Bintan ini akan berangkat melalui kelompok terbang (kloter) 17 Embarkasi Kota Batam. Namun sebelum diberangkatkan mereka akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (9/7/2019).

Pembekalan untuk JCH itu diberikan oleh beberapa narasumber. Diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Bintan Erman Zaruddin, Kasi Pendaftaran Dokumen dan Sistem Informasi Haji Kanwil Provinsi Kepri Ali Kek, Kasi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dr Inrike Ceasaria, dan Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Bintan Ulil Amri.

Hadir juga dalam acara ini Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam,Sekda Bintan Adi Prihantara serta Kepala OPD Bintan.

Apri Sujadi dan Dalmasri Syam memunajahkan doa agar para JCH diberikan kelancaran dalam segala aktivitas selama menjalani ibadah haji di Makah.

"InsyaAllah, doa kami untuk semua JCH agar selalu selamat. Pergi selamat dan kembali selamat. Allah karuniakan dengan Haji yang Mabrur," katanya.

JCH Bintan ini terdiri dari 43 jamaah laki-laki dan 54 jamaah perempuan. Setelah diberikan pembekalan, JCH Bintan akan dilepas secara resmi menuju Embarkasi Kota Batam pada 20 Juli.

Pembekalan JCH Bintan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Mereka akan menginap sehari di Kota Batam. Selanjutnya akan bertolak dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Bandara Jeddah pada 21 Juli mendatang.

Diimbau kepada seluruh jamaah untuk bisa menjaga kebugaran jasmani baik sebelum sedang maupun sesudah pelaksanaan Haji nantinya.

"Persiapkan mental, persiapkan pula spiritual. Fisik harus bugar, karena ibadah haji butuh kebugaran jasmani. Tapi jangan lupa rohani juga wajib dihadirkan. Luruskan niat, bukan karena apapun melainkan Lillahita'ala," ujarnya.

JCH Bintan Dinyatakan Sehat dan Siap Diberangkatkan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan telah melakukan pemeriksaan kesehatan seluruh JCH Bintan. Hasilnya 97 JCH dinyatakan dalam kondisi sehat.

Pemeriksaan kesehatan ini wajib dilakukan sebelum JCH Bintan diberangkatkan. Bahkan sebelum bertolak ke Jeddah, mereka akan kembali diperiksa kesehatannya lagi di Kota Batam.

Pembimbing Ibadah (TPIHI) Kloter 17 selaku Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Edi Batara mengatakan bahwa sejauh ini JCH Bintan telah memiliki pemahaman yang cukup untuk pelaksanaan Ibadah Haji. Bahkan mereka semua juga telah dinyatakan sehat.

"JCH Bintan insyaAllah sudah matang. Diharapkan mereka selalu dekat dan lebih kompak satu dengan lainnya," sebutnya.

Dari 97 JCH yang akan menjalankan Ibadah Haji. Jamaah pria termuda adalah Sjafriyanto bin Syafril Idris berusia 39 tahun dari Kecamatan Bintan Utara dan jamaah wanita termuda adalah Kasmawati binti Kaseng berusia 38 tahun dari Kecamatan Gunung Kijang. 

Pembekalan JCH Bintan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

edangkan jamaah tertua pria berusia 89 tahun bernama Sanyasa bin Tawiyasa dari Kecamatan Gunung Kijang dan jamaah  perempuan tertua adalah Juminten binti Wahyo berusia 87 tahun dari Kecamatan Teluk Bintan.

Sementara itu, Plt. Kabag Kesra Setda Bintan Indra Gunawan menyampaikan bahwa persiapan keberangkatan tahun ini sudah rampung baik administrasi maupun teknis. 

"Tinggal menunggu jadwal yang ditentukan untuk kemudian berangkat sesuai mekanismenya," ucapnya. 

(advertorial)