Ekspansi Bisnis Pegatron Technology Bakal Serap Ribuan Tenaga Kerja

Gubernur Kepri Nurdin Basirun membubuhkan tanda tangan di prasasti peresmian operasi PT Pegatron di Batamindo.

Batam - Pegatron Technology Indonesia sudah beroperasi di gedung baru, kawasan industri Batamindo mulai hari ini, Selasa (9/7/2019). Ke depan, ekspansi bisnis perusahaan ini akan membutuhkan ribuan tenaga kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan perusahaan ini sudah mulai berproduksi dan menyerap sekitar 60 orang tenaga kerja. 

Namun jumlah tenaga kerja tersebut belum dipastikan, karena pihaknya masih melihat di lantai 2 gedung baru tersebut. Gedung ini setidaknya memiliki tiga lantai. 

“Perusahaan ini memakai teknologi tinggi semua, dan produksinya juga memakai sistem komputerisasi,” ujar Rudi usai peresmian PT Pegatron tersebut. 

Oleh karena itu, Rudi memperkirakan gedung baru Pegatron ini tidak membutuhkan tenaga kerja dengan jumlah banyak. 

Walaupun begitu, pihaknya sangat menyambut baik dengan ada perluasan dari PT Pegatron ini.

“Tentunya juga dapat mengurangi pengangguran yang ada di Batam,” kata dia. 

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan gedung baru PT Pegatron ini akan memproduksi komponen inti seperti PCB, lalu kemudian pada tahap finishing berada di Satnusa Persada. 

“Disini hanya buat komponen saja, nanti lanjut ke Satnusa,” kata dia. 

Sementara, Vice Chairman Pegatron, Jian-Jong Chen menyebut pihaknya memang dimungkinkan akan menyerap ribuan tenaga kerja. Namun hal ini baru akan dilakukan jika ekspansi bisnis berhasil.

Saat ini Pegatron akan terlebih dulu melakukan uji coba untuk melihat prospek perkembangan unit usaha. Sedangkan seluruh produksinya untuk pembukaan awal ini, sementara masih menggunakan sistem komputerisasi otomatis. 

“Kami harap bisa merekrut 1800 orang karena Pegatron itu industri berteknologi tinggi,” kata pria yang akrab dipanggil Jason ini. 

Gedung yang saat ini diresmikan, merupakan gedung pertama Pegatron setelah awalnya masuk melalui kerja sama dengan PT Sat Nusapersada Batam, dan membuka usaha pertamanya di Batam. 

“Kami juga bahagia akan segera proses operasional, target kami adalah memproduksi produksi smarthome sebanyak 1,2 juta unit per bulan,” ujarnya. 

Manager Admin dan General Affair Batamindo Tjaw Hioeng mengatakan pabrik Pegatron di Batamindo sudah berproduksi sejak awal bulan.

Pada tahap awal ini Pegatron sendiri hanya memperkerjakan puluhan karyawan." Tenaga kerjanya saat ini sekitar 40 ya, mungkin akan banyak lagi penambahan," pungkasnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan mengatakan terkait penyerapan tenaga kerja ini, Pemerintah akan mempercayakan sepenuhnya kepada perusahaan. Tidak perlu melakukan penekanan. 

"Terkait tenaga kerja itu sudah ada aturannya. Kalau tenaga ahli boleh dari luar, selebihnya itu harus dari kita. Saya kira itu tidak perlu kita tekankan karena aturan sudah ditetapkan. Kalau tenaga lokal saya kira Indonesialah. Sesuai rencana mereka, 2-3 tahun lagi akan dipenuhi (pekerja)," tutupnya

(das/ret)