Antisipasi Penyakit Monkeypox
Waspada Cacar Monyet, Dinkes Bintan Minta KKP Screening Turis Singapura
Turis asing saat datang di Pelabuhan Bentan Telani, Lagoi. (Foto: Ary/ Batamnews)
Bintan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan meminta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan khusus atau screening terhadap turis-turis asing yang masuk ke Kabupaten Bintan melalui Singapura.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar virus cacar monyet (monkeypox) yang marak di Singapura tak masuk ke Bintan.
Kepala Dinkes Bintan, dr Gama Isnaini mengatakan informasi yang didapatinya ada seorang warga asal Nigeria di Singapura yang tertular virus cacar monyet. WNA yang terpapar virus dari hewan itu juga dicurigai juga menularkan ke 22 orang lainnya.
"Kami sudah koordinasi dengan KKP dibeberapa pelabuhan untuk antisipasi agar wabah virus itu tak sampai ke sini. Kami minta setiap turis dari Singapura yang hendak ke Bintan di screening," ujar Gama, Minggu (12/5/2019).
Kata Gama, Bintan merupakan wilayah pariwisata yang terkenal di dunia. Sehingga banyak turis-turis asing yang datang ke Bintan untuk menikmati liburan.
Untuk itu, KKP akan melakukan screening di beberapa pintu masuk turis asing tersebut. Diantaranya Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi dan Bandar Sri Udana Lobam, dan Pelabuhan Khusus Bintan Lagoon Resort (BLR) dan pelabuhan khusus resort lainnya.
"Sejauh ini kami belum mendapati adanya turis asing yang tertular penyakit langka tersebut. Semoga saja tidak pernah ada," jelasnya.
Dinkes Bintan menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Bintan menunda atau tidak berpergian untuk sementara waktu ke Singapura sampai situasi dinyatakan aman.
"Kalau harus kesana yang kita minta hati-hati dan waspada," sebutnya.
(ary)
Komentar Via Facebook :