Hibah Bus dari Jerman Hingga Jalur Busway Direncanakan di Batam

Pengguna Trans Batam di Halte Batam Centre. (Foto: Johannes Saragih/Batamnews)

Batam - Kota Batam akan mendapat bantuan Bus Rapid Trans (BRT) dari Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) sebuah lembaga sosial internasional di Jerman.

Hanya dua kota yang mendapat bantuan untuk wilayah Riau dan Kepri ini, yaitu Kota Batam dan Pekanbaru.

Kepala Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Raiu-Kepri, Aji Penatagama mengatakan, mekanisme hibah BRT ini sedang diproses.

Seperti diketahui, GIZ merupakan perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman yang beroperasi di berbagai bidang. GIZ umumnya bekerja sama dengan pemerintah negara, lembaga negara, dan sektor swasta.

"Kota Batam juga kalau tidak salah sudah mendapat 75 unit bus, dan itu semua bantuan dari APBN," ujar Aji di Batam, Rabu (10/4/2019).

Selain mendapat hibah bus, Kota Batam juga menjadi salah satu pilot project (kota percontohan) Indonesian Bus Rapid Transit Corridor Development Project (Indobus).

Aji menjelaskan Indobus ini merupakan proyek terkait infrastruktur, dimana akan membuat jalur khusus untuk busway di Batam seperti di Jakarta.

"Tahun 2019 ini, rekan-rekan dari Indobus sedang berproses untuk mendirikan kantor perwakilan di Batam," kata dia.

Karena proyek Indobus ini terkait pengembangan lahan ataupun jalan yang sudah dibangun, Ia memperkirakan tidak dapat selesai dalam waktu dekat ini. Baru setelah selesai pembebasan lahan dapat dilanjutkan proses pembangunan secara bertahap.  "Karena lahan di batam masih status di BP Batam," katanya.

Untuk pelayanan jalur khusus busway masih pada jalan nasional, Aji juga belum dapat menyebutkan panjang untuk jalur khusus tersebut.  "Pembangunan jalur khusus ini untuk keselamatan, menghindari percampuran kendaraan," ucapnya.

(ret)


Berita Terkait