Pulau Perbatasan Lingga-Batam Ini Mulai Nikmati Aliran Listrik

Pulau Perbatasan Lingga-Batam Ini Mulai Nikmati Aliran Listrik

Nurdin Basirun bersama Wabup Lingga, Camat Katang Bidare ketika menyambangi masyarakat Pulau Nopong beberapa waktu lalu (Foto:ist)

Lingga - Sudah 73 tahun Indonesia merdeka, tapi masih banyak wilayah di Indonesia yang mengalami keterbatasan, terutama dalam segi penerangan. Salah satu contohnya yakni Dusun II Pulau Nopong, Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare.

Pulau yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Lingga dengan Kota Batam ini, baru dua hari merasakan ketersedian listrik tenaga surya yang mengalir di tengah permukiman. Tepatnya sejak, Kamis (4/4/2019) kemarin.

"Untuk kesekian kalinya saya menyampaikan ucapan terimakasih dari masyarakat kepada Pak Gubernur. Berkat beliau Nopong terang, Nopong tidak lagi gelap gulita," kata Camat Katang, Safaruddin seperti rillis pers yang diterima Batamnews.co.id, Sabtu (6/4/2019).

Menurut Safar, ketersedian listrik sangat penting karena secara geografis Nopong adalah pulau terluar di Kabupaten Lingga. Pulau ini juga merupakan pintu gerbang sebelah Utara yang berbatasan langsung dengan Kota Batam tepatnya Kecamatan Galang.

Sementara itu, Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar berharap dengan teralirinya listrik di Pulau Nopong dapat bermanfaat untuk peningkatan taraf kehidupan masyarakat setempat. Karena saat ini listrik termasuk suatu kebutuhan yang mendasar.

"Mengingat ini merupakan untuk kepentingan masyarakat dan kalau bisa untuk jangka panjang. Mari kita jaga bersama," ujar Nizar.

Diketahui, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Pulau Nopong dibiayai oleh APBD Provinsi Kepri atas inisiasi Gubernur. Sayangnya saat peresmian, Nurdin berhalangan hadir karena padatnya kegiatan. Maka dimandatkan lah Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar untuk meresmikan listrik tersebut.

(ruz)