PLN Batam Jamin Sekolah Penyelenggara UN Tak Terkena Pemadaman Listrik

PLN Batam Jamin Sekolah Penyelenggara UN Tak Terkena Pemadaman Listrik

PLN Batam.

Batam - Defisit daya 50 Mega Watt (MW) berimbas pada pemadaman listrik bergilir di Batam. PLN Batam menjamin sekolah-sekolah penyelenggara Ujian Nasional (UN) tidak terkena pemadaman listrik.

Manajer CSR Humas PLN Batam, Supriyanto mengatakan pemadaman bergilir yang dilakukan sampai 2,5 jam ini, tidak akan berlaku pada saat  pesta demokrasi 17 April nanti, selama jam UNBK, dan hari Sabtu-Minggu.

"Daerah yang terdapat sekolah prioritas tidak padam demi kelancaran dan keamanan ujian nasional. Begitu juga saat malam hari, fokus padam adalah pelanggan industri agar pelajar dapat belajar," kata Suprianto, Kamis (28/3/2019).

Dia menyampaikan penyebab defisit daya dikarenakan ada kerusakan pada salah satu mesin pembangkit tenaga gas di Panaran, di luar jadwal perawatan. 

Dalam kondisi ini, PLN Batam terus berupaya untuk menutup defisit daya serta menggesa proses perbaikan terhadap kerusakan mesin pembangkit tersebut.

Baca: PLN Batam Defisit Daya 50 MW Hingga Pertengahan April, Ini Dampaknya

Mereka juga meminta konsumen menghemat penggunaan listrik di jam puncak beban. Beban puncak penggunaan listrik di Kota Batam dibagi menjadi tiga waktu, yaitu pagi pukul 9.30- 11.30 WIB, siang pukul 13.30 - 16.00 WIB dan malam 18.30 -21.00 WIB. 

"Mungkin pemakaian listrik yang kapasitasnya besar bisa digeser di luar jam itu," sarannya. 

(das)