Listrik di Batam Padam Bergilir Selama 7 Hari

PLN Batam Harus Cari Alternatif Energi untuk Atasi Masalah Gas

PLN Batam Harus Cari Alternatif Energi untuk Atasi Masalah Gas

Pembangkit listrik tenaga gas yang dioperasikan PLN Batam. (Foto: istimewa)

Batam - Pemadaman listrik bergilir direncanakan berlangsung mulai 23 Februari hingga 1 Maret 2019 mendatang. Hal ini terjadi akibat adanya pemeliharaan rutin sumur gas milik Conoco Philips.

Pemadaman ini dilakukan karena 70 persen pembangkit dari PLN Batam bergantung pada gas. Pemeliharaan sumur gas Conoco Philips sendiri rutin dilakukan 7 tahun sekali. Terakhir kali pemeliharaan dilakukan pada tahun 2011 lalu. 

Pengamat ekonomi Universitas Internasional Batam, Suyono Saputro berpendapat kondisi ini mau tak mau harus diterima oleh PLN Batam. 

"Karena pemeliharaan ini sifatnya wajib dan rutin dilakukan.  Jadi mau tak mau PLN harus siap dengan konsekuensinya," kata Suyono, Rabu (20/2/2019).

Warga Batam sebagai konsumen, lanjut dia, akan terimbas, terutama pada pelaku usaha rumahan yang bergantung pada listrik.

Baca: Mulai 23 Februari, Listrik di Batam Padam Bergilir Selama 7 Hari

Pada kondisi ini, Suyono mengatakan konsumen yang harus pintar mengatur. Jika memang tidak mampu menyiapkan genset, masyarakat harus siap dengan alat penerangan cadangan. 

"Artinya konsumen dipaksa menyesuaikan kondisi. Mau tidak mau konsumen, kita hadapilah," ujarnya. 

Suyono mengatakan waktu yang paling vital penggunaan listrik adalah pagi hari dan seharusnya ini bisa diantisipasi oleh PLN Batam.

"Pagi hari kalau bisa pemadaman jangan terlalu lama dan harusnya sudah ada langkah antisipasinya," katanya. 

Untuk mengantisipasi kondisi terus berulang, PLN Batam perlu memikirkan langkah strategis ke depan. Salah satunya adalah mencari sumber lain sebagai pemasok gas, selain Conoco Philips.

Baca: Pemadaman Listrik Bergilir di Batam Tiga Kali Sehari, Durasinya 3 Jam

Langkah ini perlu dilakukan mengingat 70 persen pembangkit listrik yang dioperasikan anak perusahaan PT PLN Persero itu menggunakan gas.

"Selain itu, PLN Batam juga harus mengoperasikan pembangkit listrik non-gas untuk meminimalisir durasi pemadaman," kata dia.

(das)