PLN Batam Defisit Daya 50 MW Hingga Pertengahan April, Ini Dampaknya

PLN Batam Defisit Daya 50 MW Hingga Pertengahan April, Ini Dampaknya

PLTG Panaran, Batam.

Batam - PLN Batam mengalami defisit daya hingga 50 Mega Watt (MW). Kondisi ini mengakibatkan ada pemadaman listrik bergilir di seluruh Batam hingga pertengahan April 2019 mendatang.

Manajer CSR Humas PLN Batam, Supriyanto mengatakan penyebab defisit daya dikarenakan ada kerusakan pada salah satu mesin pembangkit tenaga gas di Panaran, di luar jadwal perawatan. 

"Durasi pemadaman selama 2,5 jam. Sebenarnya kita juga sudah punya jadwal perawatan tapi ini di luar perkiraan," kata Suprianto, Kamis (28/3/2019).

Namun PLN Batam menyebut pemadaman tidak akan terjadi pada saat akhir pekan dikarenakan beban penggunaan listrik tidak sebesar pada hari biasa.

Korporasi anak perusahaan PLN Persero itu juga memastikan pemadaman listrik tidak akan terjadi pada pesta demokrasi, Pemilu 17 April mendatang. 

"Namun jika ada pemadaman terjadi di hari minggu tolong informasikan ke kami di call centre, karena pemadaman itu penyebabnya beda-beda, kadang ada juga gangguan lokal seperti gardu, kabel bawah tanah bahkan instalasi di rumah pelanggan. Biar kami bisa memeriksa penyebab pemadaman," imbaunya. 

Dalam kondisi ini, PLN Batam terus berupaya untuk menutup defisit daya serta menggesa proses perbaikan terhadap kerusakan mesin pembangkit tersebut.

Mereka juga meminta konsumen menghemat penggunaan listrik di jam puncak beban. Beban puncak penggunaan listrik di Kota Batam dibagi menjadi tiga waktu, yaitu pagi pukul 9.30- 11.30 WIB, siang pukul 13.30 - 16.00 WIB dan malam 18.30 -21.00 WIB. 

"Mungkin pemakaian listrik yang kapasitasnya besar bisa digeser di luar jam itu," sarannya. 

Suprianto juga menyadari jika banyak masyarakat yang mengeluhkan elektronik rusak akibat pemadaman bergilir. 

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan karena ini di luar kehendak kami. Kami juga tahu kondisinya karena kami pelanggan. Kami juga sudah coba memaksimalkan seluruh pembangkit yang standby namun masih juga defisit," tutupnya. 

(das)