Nurdin Janji Bangun Tribun di Lapangan Bola Desa Musai Lingga

Nurdin Janji Bangun Tribun di Lapangan Bola Desa Musai Lingga

Nurdin Basirun menyerahkan trofi kepada pemain Daik Belia yang berhasil meraih juara kedua pada turnamen Musai Cup 2019 (Foto:Ist/Batamnews)

Lingga - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri dan Camat Lingga serta Kepala Desa Musai, Syafri Sidek resmi menutup turnamen sepak bola di Desa Musai, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Sabtu (16/2/2019) sore.

Dalam sambutannya, Nurdin mengaku tim yang bermain di partai final perebutan posisi pertama, antara Sungai Buluh dan Daik Belia cukup sportif. Hal itu kata Nurdin tentu tak lepas dari kerja keras dan koordinasi yang baik antara kepala desa, panitia dan masyarakat.

"Pertandingan final ini sangat baik dan berjalan lancar, saya yakin panitia dan kadesnya sangat berkerja keras untuk mensukseskan turnamen ini, terlihat sangat semarak, dengan sorak-sorakan antara kedua sporter, yang penting terus bangun kekompakan," kata Nurdin.

Nurdin Basirun bersama Anggota DPRD Kepri, Hanafi Ekra, Kepala Dispora dan Disdik serta Camat Lingga, Kepala Desa Musai dan para pemain Sungai Buluh foto bersama usai penyerahan hadiah (Foto:Ist/Batamnews)

Kemudian, pada kesempatan tersebut ia juga berjanji pada tahun 2020 mendatang, di lapangan sepak bola H Ali, Desa Musai itu akan dibangun tribun atau tempat duduk penonton disertai dengan rumput yang hijau di tengah lapangan.

"Insya Allah kita akan bangun di Desa Musai ini tribun di tahun 2020. Semoga ini bisa terealisasi dan tentunya akan memberikan dampak baik. Terlebih lagi lokasi lapangan ini sangat strategis, berada tepat dipinggir jalan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Musai, Syafri Sidek mengapresiasi kehadiran Nurdin di tengah para penonton. Meski sempat terdengar kabar Nurdin berada di Jakarta, tapi ternyata ia bisa hadir pada kesempatan tersebut.

"Kita memiliki pemimpin yang dekat dengan masyarakat, kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah hadir di penutupan Turnamen Musai Cup 2019. Mudah-mudahan turnamen ini bisa terus kami lakukan di tahun berikutnya," ujar pria yang akrab disapa Pak Haji ini.

Diketahui, antusias warga menyaksikan partai final antara Sungai Buluh dengan Daik Belia cukup tinggi. Terlebih lagi suporter fanatik Sungai Buluh dengan ciri khas warna merahnya itu hadir menambah riuhnya suasana dipinggir lapangan.

Pada partai final ini, Sungai Buluh berhasil menumbangkan Daik Belia dengan skor 1-0. Gol semata wayang itu mampu mengantarkan Sungai Buluh membawa pulang trofi juara. Kemudian disusul Daik Belia sebagai juara kedua, dan Cekatan FC juara tiga serta juara keempat diraih Pangkalan Buluh.

(ruz)