Terluka Latihan Militer, Aktor Ganteng Singapura Akhirnya Meninggal Dunia

Aktor Singapura Aloysius Pang (Foto: Instagram Pang)

Singapura - Aktor Singapura Aloysius Pang akhirnya meninggal dunia di Selandia Baru, Rabu (23/2/2109) malam. Pang sempat mengalami kritis setelah terluka dalam latihan militer pada Sabtu lalu ketika memperbaiki peralatan militer Singapura di Selandia Baru.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Rabu malam, Kementerian Pertahanan (Mindef) Singapura mengatakan, pria berpangkat Kopral First Class (NS) itu, meninggal pada pukul 8.45 malam. Kementerian itu juga menjelaskan Angkatan Bersenjata Singapura siap dalam segala hal.

Mindef mengatakan CFC (NS) Pang, seorang teknisi persenjataan dari Batalyon Singapura Artileri ke-268. Saat kejadian itu sedang melakukan pekerjaan perbaikan di dalam Self-Propelled Howitzer Singapura bersama dua personil SAF lainnya Sabtu lalu di Area Pelatihan Waiouru di Selandia Baru.

Baca juga: Aktor Singapura Kritis Saat Latihan Tempur di Selandia Baru

"Sayangnya, CFC (NS) Pang mengalami cedera ketika laras senapan diturunkan," kata kementerian seperti dikutip The Straits Times, Kamis (24/1/2019).

Aktor itu dievakuasi ke Rumah Sakit Waikato, pusat trauma regional di Hamilton, selatan Auckland, di mana ia menjalani tiga operasi dalam lima hari.

Tim medis yang merawatnya termasuk Dr Teo Li Tserng,  di Rumah Sakit Tan Tock Seng, sengaja diterbangkan dari Singapura untuk membantu tim medis Selandia Baru.

Mindef mengatakan CFC (NS) Pang meninggal setelah upaya tim medis untuk memperbaiki organ yang rusak dan memakai organ buatan.

Komite Penyelidikan independen akan turun menyelidiki insiden tersebut. Konferensi pers, yang akan diketuai oleh Kepala Angkatan Pertahanan, akan diadakan pada hari ini untuk menyajikan temuan awal.

SAF akan membuat pengaturan untuk membawa jasad CFC (NS) Pang kembali ke Singapura. "Kementerian Pertahanan dan SAF menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga CFC (NS) Pang, dan akan terus memberikan bantuan dan dukungan pada saat mereka kehilangan," kata Mindef.

Orang tuanya, serta dua kakak laki-lakinya, tiba di Hamilton awal minggu ini, ditemani oleh petugas penghubung keluarga SAF.

Baca juga: Aktor Singapura Tewas Tertembak di Latihan Militer, Curhat Sang Pacar Menyayat Hati

Sebuah postingan saudara laki-laki Pang, di Instagram, menyatakan beberapa hari terakhir merupakan masa yang sulit bagi keluarga. Mereka bersedih dan berkabung atas kejadian itu.

"Setiap berita yang kami terima sangat menyedihkan, sedikit tanda harapan untuk sembuh," tulisan dalam postinga itu. 

“Kami semua terpukul ketika tim medis berbicara kepada kami bahwa kondisinya semakin buruk dan kami harus bersiap untuk yang terburuk. Kita akan kehilangan saudara laki-laki. Dan orang tuaku akan kehilangan putra mereka yang berharga yang baru berusia 28 tahun."

Pos menambahkan: "Dengan demikian saya mencari pengertian semua orang yang baik bahwa kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut selama masa genting ini."

(snw)