Proses Tranformasi Batam Menuju KEK Kembali Dipersiapkan

Proses Tranformasi Batam Menuju KEK Kembali Dipersiapkan

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady (Foto:Net/Tribunnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam - Proses tranformasi Batam dari Free Trade Zone (FTZ) ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kembali dipersiapkan. Hal ini sebagai bentuk reorientasi Batam dan revitalisasi Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Dengan begitu, Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady menilai, Batam dapat berkontribusi terhadap pasar domestik.

"Ada 262 juta lebih konsumen di dalam negeri, Batam harus berkontribusi terutama untuk substitusi impor," ujar Edy, Selasa (15/1/2019).

Lanjut dia, dengan adanya fasilitas KEK ini nantinya pengusaha di Batam bisa menjual hasil produksinya ke dalam negeri. Tentu, hal itu didukung oleh berbagai fasilitas.

"Karena itu konseo KEK kan, itu yang saya pikir untuk tahun ini," ucapnya.

Selain berkontribusi pada pasar dalam negeri, Batam juga tetap menyumbang ekspor nasional. Salah satu caranya yaitu mengumpulkan barang-barang produksi dalam negeri, untuk kemudian dapat dieskpor.

"Orientasi ekspor kita itu global value chain," katanya.

Untuk itu kedepan, Bandara Hang Nadim akan dipersiapkan lagi, terutama untuk air cargo. Saat ini Hang Nadim sedang dalam tahap pengembangan, proses tender juga sudah mulai dilakukan.

"Misalnya barang-barang dari Surabaya itu ditempatkan di Batam sebelum akhirnya diekspor," jelasnya.

Pelabuhan Batu Ampar juga tetap akan dikembangkan, dengan didesain sebagai hub angkutan laut. Hal tersebut bertujuan untuk dapat menekan biaya logistik yang tinggi, caranya dengan meningkatkan volume.

"Dan itu perlu jaringan, kapal itu tidak kosong, kita juga sudah melakukan host to host," kata Edy.

(ret)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :