Kebakaran Ludeskan Seisi Rumah Warga di Kawal Bintan
Rumah Usman hangus usai musibah kebakaran menimpa tempat tinggal pedagang otak-otak di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan ini, Minggu (18/11/2018). (Foto: Ary/Batamnews)
Bintan - Nasib apes dialami Usman, Warga Jalan Wisata Bahari Kelurahan Kawal. Usai menjalani Solat Subuh, tiba-tiba rumahnya terbakar, Minggu (18/11/2018) sekitar pukul 05.30 WIB. Beruntung dalam insiden itu tidak ada korban jiwa.
Keluarga Usman, Salang mengatakan, api itu muncul dari lantai dua. Dikarenakan rumah pedagang otak-otak--makanan khas Pulau Bintan itu terbuat dari kayu, api mudah menyambar dan menghabiskan beberapa barang berharga.
"Saat itu pemilik rumah lepas sholat subuh dan langsung ke lantai bawah. Jadi tak tau ada api membakar lantai dua rumah tersebut," ujarnya.
Awalnya Usman tidak mengetahui lantai dua rumahnya terbakar. Dikarenakan teriakan warga, lantas korbanpun ke luar dari rumah.
Melihat api semakin membesar, korban bersama warga berupaya memadamkan dengan peralataan seadanya. Satu jam lebih kemudian, kobaran api baru dapat dipadamkan.
"Bangunan rumah bagian atas ludes terbakar. Lalu merambat menghabisi barang yang ada didalamnya seperti meja, baju, lemari pakaian, kasur dan tempat tidur," jelasnya.
Api diduga berasal dari kosleting listrik. Dikarenakan bangunan rumah terbuat dari kayu sehingga api mudah menjalar dan menghabisi lantai dua rumah tersebut.
"Alhamdulillah berhasil di padamkan. Jika tidak, api itu akan merambat ke rumah warga lainnya. Karena di samping kanan dan kiri terdapat rumah warga lain yang terbuat dari kayu juga," ucapnya.
(ary)
Komentar Via Facebook :