Ratusan Formasi CPNS di Bintan Terancam Kosong, Ini Penyebabnya
Bupati Bintan, Apri Sujadi.
Bintan - Ratusan formasi yang diajukan oleh Pemkab Bintan dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 terancam kosong. Kekhawatiran ini muncul menyusul rendahnya tingkat kelulusan dalam tes penerimaan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan tingkat kelulusan passing grade di Bintan hanya 3,1 persen dari 1.940 peserta yang ikut ujian CAT CPNS. Rendahnya persentase kelulusan itu bukan hanya terjadi di Bintan saja melainkan di pemerintahan kabupaten/kota lainnya.
"Tetapi setelah dicek, masalah itu terjadi di seluruh wilayah Indonesia," ujar Apri, Senin (12/11/2018).
Rendahnya persentase kelulusan ini, kata Apri, berdampak pada formasi yang sudah disediakan. Sebab kuota CPNS yang dibuka sebanyak 250 formasi namun yang lulus passing grade hanya 61 orang. Jadi sekitar 189 formasi lagi di Kabupaten Bintan terancam tidak terisi alias kosong.
Menyikapi hal tersebut, dia meminta agar pemerintah pusat mampu mengevaluasi sistem yang ada. Dikarenakan sudah lebih dari empat tahun di daerah ini tidak ada penerimaan CPNS, sementara setiap tahunnya banyak ASN yang pensiun.
"Sudah banyak yang pensiun, maka kita sangat kekurangan tenaga. Terutama untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan," kata dia.
Baca: Duh, Hanya 61 Peserta Tes CPNS di Bintan Lulus Passing Grade
Sebelumnya, Kabid Mutasi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Bintan, Ami Rofian mengatakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melalui ujian Computer Assisted Test (CAT) yang diikuti 1.940 peserta, hanya 61 peserta yang dinyatakan lulus passing grade.
"Jadi 3,1 persen peserta yang berhasil lolos nilai ambang batas (passing grade) itu bisa melanjutkan tahapan selanjutnya," kata dia.
(ary)
Komentar Via Facebook :