Departemen Luar Negeri Australia Imbau Stafnya Tak Naik Lion Air
Ilustrasi.
Melbourne - Hanya berselang beberapa saat setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh ke perairan Karawang kemarin, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) mengeluarkan peringatan kepada stafnya.
Para pegawai negeri dan kontraktor Australia diimbau untuk tidak menggunakan jasa penerbangan Lion Air atau maskapai lainnya yang merupakan bagian dari Lion Air.
"Keputusan ini akan ditinjau kembali setelah temuan dari investigasi kecelakaan sudah jelas," demikian dikatakan dalam website resmi SmartTraveller.gov.au.
Lion Air Group terdiri atas Lion Air dan anak perusahaannya, Batik Air dan Wings Air.
Batik Air saat ini mengoperasikan dua penerbangan sehari melayani rute Perth dan Denpasar sejak Juni 2017.
Masyarakat Australia belum diberi peringatan serupa dan kemungkinan tidak mengetahui bahwa Batik Air adalah anak perusahaan dari Lion Air.
Pesawat-pesawat Batik Air diservice di fasilitas Lion Air di Pulau Batam dan diterbangkan oleh pilot yang dipekerjakan Lion Air Group. Batik Air adalah Lion Air, hanya brandingnya yang berbeda.
(*)
Komentar Via Facebook :