Tahun Depan, Dam Tembesi Jadi Penyuplai Air Bersih di Batam
Dam Tembesi, tahun depan jadi penyuplai air bersih di Batam. (Foto: Johannes Saragih/batamnews)
Batam - Persiapan Dam Tembesi menjadi salah satu penyuplai air bersih di Batam sudah memasuki proses akhir sebelum akhirnya mengalirkan air bersih ke masyarakat.
Kepala Kantor Air Badan Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan mengatakan proses desalinasi sudah pada tahap flashing. Desalinasi merupakan proses yang menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan air yang dapat dikonsumsi binatang, tanaman dan manusia.
“Sekarang sudah proses desalinasi tinggal sekali flashing saja,” ujar Binsar, Sabtu (27/10/2018).
Pada proses flashing, Binsar mengatakan akan dilaksanakan pada bulan Januari atau Februari tahun depan. Saat ini total zat pada air di Dam Tembesi berada pada batas bawah 500 ppm.
“Ini flashing terakhir Dam Tembesi sehingga kualitas air sesuai dengan standar untuk ditenderkan,” kata Binsar.
Pihaknya menargetkan proses desalinasi ini akan selesai sebelum konsesi ATB dan BP Batam berakhir pada tahun 2019. Sehingga pada tahap awal pengaliran air bersih masih dikelola ATB.
Sebelum Dam Tembesi, BP Batam sudah membangun lima dam yaitu Dam Sei Harapan, Dam Sei Ladi, Dam Nongsa, Dam Mukakuning dan Dam Duriangkang yang sudah beroperasi.
Kapasitas Dam Tembesi diperkirakan akan mencapai 600 liter per detik. Sehingga dapat menyuplai kebutuhan masyarakat.
“Nantinya Dam Tembesi ini akan mengalirkan ke kawasan Batuaji, Tanjunguncang, serta sebagian kawasan Sekupang,” sebutnya.
Saat ini proses lelang pengelolaan Dam Tembesi sedang dalam tahap persiapan. Dan diperkirakan awal bulan November mendatang, lelang akan dibuka.
Sudah ada 25 perusahaan yang mengikuti market sounding oleh BP Batam beberapa waktu lalu.
(ret)

Komentar Via Facebook :