Tuduhan ke RS Tidak Benar, Pihak SPN Dirgantara Minta Maaf

Tuduhan ke RS Tidak Benar, Pihak SPN Dirgantara Minta Maaf

Siswa korban penganiayaan yang ditangkap polisi dan diborgol (Foto: Batamnews)

Batam - Pihak SMK Penerbangan SPN Dirgantara mengaku tuduhah sekolah terhadap siswa RS tidak benar. Pihak SPN pun meminta maaf.

Hal itu disampai Humas SPN Batam Riski saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Barelang. 

"Tuduhan kepada RS tidak benar," ujar Riski ketika komferensi pers di Polresta Barelang, Kamis (13/9/2018).

Riski juga menyampaikan permintaan maafnya kepada semua pihak. Pasalnya telah membuat ketidaknyamanan. 

"Begitu juga terkait perbuatan kami kepada wartawan tadi malam kita minta maaf sebesar-besarnya," kata pria tersebut.

Sebelumnya siswa RS dituduhkan sekolah beberapa hal diantaranya mencuri, tidak bayar uang praktik dan lainnya. 

Akibat tuduhan tersebut pembina sekolah Erwin Depari melakukan tindakan penangkapan hingga terkesan kekerasan terhadap RS. 

Sampai saat ini media suah berhasil dilakukan pihak sekolah dan keluarga korban menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Sedangkan oknum polisi yang melakukan tindakan dugaan penganiayaan kini diperiksa Propam.

(tan)