Lahar Dingin Gunung Sinabung Kubur Satu Desa, Tiga Kecamatan Terisolir
Warga kaki Gunung Sinabung kembali mengungsi. (foto: baznas.go.id)
BATAMNEWS.CO.ID, Medan - Gunung Sinabung kembali memuntahkan lahar dingin dan material lava panas sejak Selasa (28/4/2015). Hal ini mengakibatkan tiga kecamatan itu terancam terisolir dan satu desa nyaris terkubur.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo mengerahkan sejumlah alat berat untuk membersihkan lumpur dan lahar dingin yang menutupi sungai dan badan jalan di Desa Guru Kinayan yang berjarak 5 Km dari puncak Gunung Sinabung, Kamis (30/4/2015).
Luncuran awan panas di desa itu membakar 4 rumah adat dan 5 rumah warga di Desa Guru Kinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut). Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Lahar dingin dan lumpur tebal ini adalah material letusan yang terjadi Selasa lalu. Akibat letusan ini belasan rumah terbakar, debu dan material letusan pun menutupi desa itu.
Dua hari setelah letusan, kawasan itu diguyur hujan deras yang mengakibatkan arus sungai Lau Barus berubah arah karena tertimbun material letusan.
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir di desa-desa lainnya, sejumlah alat berat pun dikerahkan untuk mengembalikan arus sungai ke jalur sebelumnya.
Khawatir menjadi korban, warga pun kembali mengungsi ke desa sekitarnya. Padahal, mereka baru sebulan pulang dari tempat pengungsian.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo juga mengerahkan alat berat untuk mengeruk tebalnya lumpur yang sempat tenggelam ditelan lahar dingin. Petugas juga memperbaiki beberapa jembatan agar tidak ambruk ke dasar sungai. Rusaknya jembatan ini menganggu akses ke tiga kecamatan di sekitar kaki Gunung Sinabung.
(Aha)

Komentar Via Facebook :