Jumlah Jemaah Haji Embarkasi Batam Meninggal di Tanah Suci Bertambah
Jemaah haji Embarkasi Batam saat tiba di Asrama Haji Batam Centre. (foto: Johannes/batamnews)
Batam - Jumlah jemaah haji Embarkasi Batam yang meninggal di Makkah bertambah menjadi 16 orang.
Dari data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kamis (30/8/2018) pada umumnya disebabkan oleh penyakit Respiratory Disease atau Penyakit pernapasan.
Wakil Sekretaris IV Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Syahbudi mengatakan, berita duka ini disampaikan setelah mendapatkan data resmi dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Haji Batam.
Ia melanjutkan, banyak faktor yang mengakibatkan jemaah meninggal dunia umumnya karena sakit. Yang meninggal di antaranya sembilan orang laki laki, tujuh orang wanita.
Dari data jumlah jemaah yang meninggal di tanah suci sebanyak sembilan jemaah meninggal akibat penyakit pernapasan (Respiratory Disease).
Namun ada juga yang diakibatkan seperti penyakit lain Cardiovascular Disease atau penyakit jantung, kanker dan lainnya.
Berikut data jemaah haji yang meninggal di tanah suci :
Suparto Katidjo Abdullah (64) berasal dari Mempeweh, Kalimatan Barat. Meninggal Kamis (9/8/2018) di Pemondokan Mekkah pukul 07.30 WAS. Jemaah kloter 13 ini dikebumikan di Sarayya.
Utin R Idris (55) juga berasal dari Kalimatan Barat, Pontianak. Meninggal Ahad (12/8/2018) di KKHI Mekkah pada pukul 05.30 WAS. Jemaah Kloter 16 ini dikebumikan langsung di Shara'e.
Nizar M Syam Balikun (55) berasal dari Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Meninggal Ahad (12/8/2018) di REAS Mekkah pukul 23.30 WAS. Jemaah kloter 09 ini dikebumikan di Shara'e.
Suratman Muhanan Wororejo (75) berasal dari Batang Hari, Provinsi Jambi. Meninggal Selasa (14/8/2018) di KKHI Mekkah pada pukul 02.10 WAS. Jemaah kloter 24 ini dikebumikan di Sharayya.
WAS Jasman Ayub Ismail (60) berasal dari Mempawah, Kalbar, meninggal 18 Agustus 2018. Suryana Bahari Abdul Razak (50) berasal dari Ketapang, Kalbar meninggal pada 19 Agustus 2018. Nurhayati Arban Abdullah (59) berasal dari Riau meninggal pada 21 Agustus 2018.
Selanjutnya Muhammad Baharuddin Harun (69) berasal dari Karimun Provinsi Kerpi meninggal pada 21 Agustus 2018. Supeni Yahkun Barnawi (69) bersal dari Riau menginggal pada 22 Agustus 2018.
Siti Nurroudlotul Masluha (56) berasal dari Kabupaten Bengkayang, Kalbar meninggal pada 22 Agustus 2018.
Warino Noyo Drono (61) berasal dari Merangin, Provinsi Jambi meningaal pada 22 Agustus 2018 pukul 15.00 WAS. Seni Parto Wiryo (62) berasal dari Tebo, Jambi meninggal pada 23 Agustus 2018 pukul 03.30 WAS. Zainab Abdus Samad (63) berasal dari Inhu, Riau meninggal pada 22 Agustus 2018 01.13 WAS.
Suhartina Syahril Syarif (50) berasal dari Pekanbaru, Riau meniggal pada 27 Agustus 2018 pukul 23.35 WAS. Syafril Karim Abdul Karim (69) berasal dari Sungai Penuh Jambi pada 29 Agustus pukul 04.00 WAS.
Terakhir Muhammad Toni Sadul (69) berasal dari Sambas, Kalbar meninggal pada 29 Agustus 2018 pukul 04.06 WAS.
Sementara itu, Syahbudi mengatakan, saat ini jemaah haji embarkasi Batam sudah masuk proses pemulangan ke tanah air.
"Alhamdulillah berjalan lancar, untuk hari ini, Kamis (30/8/2018) pemulangan untuk wilayah Pekanbaru, akan dilakukan pemulangan ke daerah masing-masing tiga kali penerbangan," kata Budi kepada Batamnews.co.id, Kamis (30/8/2018).
(tan)
Komentar Via Facebook :