Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ancam Tembak Polisi yang Terlibat Kriminal

Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ancam Tembak Polisi yang Terlibat Kriminal

Presiden Filipina Rodrigo Duterte

Filipina - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan menembak mati polisi-polisi bermasalah. Dalam hal ini yang terkait kasus kriminal.

Di depan 102 pejabat Kepolisian Nasional Filipina (PNP) yang berkumpul di Istana Kepresidenan Malacanang, Duterte menyebut mereka tidak berguna dan ancaman bagi masyarakat.

Para polisi yang menghadap Duterte itu diketahui diperiksa atas beberapa tindakan kriminal di antaranya pemerkosaan, penculikan, pemerasan, dan perdagangan narkotika. 

Sementara anggota lainnya dituding terlibat kesalahan administratif, seperti absen tanpa izin serta lalai dalam bertugas.

Duterte meminta kepolisian menghentikan tindakannya tersebut. Kalau tak ada perubahan, maka dia tidak segan membunuh mereka.

"Seperti yang kalian lakukan, sangat mudah untuk membunuh seseorang, tinggal ikuti dan tembak bagian belakangnya, lalu berjalan saja dengan santai," ucap Duterte seperti dikutip dari CNN, Rabu (8/8).

Ancaman tersebut disampaikan Duterte setelah setahun lalu dia berjanji akan melakukan perbaikan total di kepolisian Filipina. Langkah itu dilakukan usai seorang polisi korup membunuh pengusaha Korea Selatan.

Ia berjanji perbaikan dilakukan pada 2018. Untuk memulai langkah tersebut Duterte meminta pejabat kepolisian agar membersihkan diri dari korupsi dan penyuapan.

(*)

Komentar Via Facebook :